Virgil van Dijk LiverpoolGetty Images

"Gede, Tapi Tak Berguna!" - Bek Incaran Man United & Arsenal Kritik Bintang Liverpool Virgil Van Dijk

Pemain incaran Manchester United dan Arsenal, Lisandro Martinez, mengkritik bek jangkung Liverpool yakni Virgil van Dijk dengan berkata bahwa tinggi badan tanpa kualitas lain sama saja "tak berguna".

Bek 24 tahun itu mengundang minat duo klub Liga Primer Inggris musim panas ini, dengan kedua klub masih belum menyanggupi £43 juta yang diminta Ajax.

Namun tinggi badan Martinez yang cuma 175 cm (menurut Transfermarkt) mengundang tanda tanya besar. Kendati demikian, komentarnya soal Van Dijk menunjukkan bahwa hal itu sama sekali tak membuatnya gentar.

Penggawa timnas Argentina itu mengungkapkan kepada The Mirror bahwa dia ingin mengikuti jejak bek legendaris Italia, Fabio Cannavaro, satu-satunya bek yang pernah meraih Ballon d'Or, yang tingginya serupa dengan Martinez, yakni 176 cm.

"Cannavaro sangat nyaman dalam menguasai bola. Dan, meski kurang tinggi, dia memburu setiap bola seolah itu adalah tekel terakhir untuk memenangkan pertandingan," jelas Martinez.

"Saya senang gaya seperti itu – dan saya mirip dengannya."

Di sisi lain, bek yang jadi rebutan The Red Devils dan The Gunners itu mengkritik Van Dijk, yang menurut Transfermarkt nyaris 20 cm lebih tinggi darinya, tepatnya 193 cm.

"Saya lebih suka kalau tidak jadi seperti Virgil van Dijk," imbuh pemain berjulukan 'Jagal Amsterdam' itu.

"Tinggi badannya memang keuntungan besar, tapi ketika Anda tak punya kualitas lain, ya tak ada gunanya."

"Posisi favorit saya jelas bek sentral. Saya mengawali karier sebagai gelandang, tapi mempelajari semua kualitas seorang bek tengah yang bermain di tim menyerang di bawah [Erik] Ten Hag."

Performa Martinez selama tiga musim terakhir memang membuat nilainya terus naik, berkembang dengan pesat di bawah asuhan Ten Hag. Kini menangani Man United, pelatih asal Belanda itu berharap bisa merayu bekas anak asuhnya ke Old Trafford dan jauh-jauh dari Arsenal.

Ten Hag sendiri mengakui kekagumannya kepada Martinez, meski sempat jarang memilihnya.

"Kompetisi di Ajax sangat ketat sehingga beberapa pemain mesti bersabar," ujar manajer baru Setan Merah itu, dikutip dari Voetbal International.

"Memang benar seseorang seperti Lisandro Martinez lebih jarang bermain dibandingkan musim lalu, tapi saya puas dengannya. Dia bisa bermain sebagai bek kiri, bek sentral kiri, dan gelandang pengendali kiri. Dia punya teknik yang bagus, pandangan luas terhadap bola, kekuatan duel, tapi contohnya dia punya kemampuan berjalan yang kurang."

Iklan