Leonardo tidak mencemaskan situasi kontrak Kylian Mbappe meski ia dikaitkan dengan Real Madrid, dengan direktur olahraga Paris Saint-Germain itu menegaskan bahwa kombinasi maut antara pemain 22 tahun itu bersama Neymar dan Lionel Messi "bukan sesuatu yang hanya akan bertahan satu tahun."
Madrid mencoba merayu Mbappe untuk meninggalkan PSG pada bursa transfer kemarin dengan tiga tawaran sensasional, yang terakhir bahkan bernilai hingga €220 juta pada hari tenggat.
Raksasa Ligue 1 itu menolak mentah-mentah pendekatan Los Blancos meski kontrak Mbappe tinggal menyisakan satu tahun, dan Leonardo berharap salah satu aset terbaiknya itu menetap di Parc des Princes.
Direktur PSG itu bersikeras Mbape akan sangat ingin menjadi bagian dari trisula maut bersama Neymar dan Messi.
Ia tak bisa membayangkan alasan mengapa Mbappe tidak mau ambil bagian dari proyek ini, dengan berkata kepada Canal Plus: "Messi, Neymar, dan Mbappe bukan sesuatu yang hanya akan bertahan satu tahun. Saya rasa mereka saling melengkapi, mereka nomor satu di karakteristik masing-masing. Saya tak melihat kecemburuan di antara mereka."
Hal itu Leonardo nyatakan sebagai penegasan bahwa ia tak mencemaskan situasi kontrak Mbappe.
"Saya tak bisa membayangkan [Mbappe] pergi akhir musim ini. Tak ada yang membayangkan masa depan Paris Saint-Germain tanpa Kylian," imbuh Leonardo.
"Kylian mewakili perbedaan antara mereka yang dangkal dengan yang mendalam. Hubungan Kylian dengan PSG mendalam. Itulah mengapa kami tak memikirkan hal lain."
"Kylian mewakili banyak hal. Bukan hanya karena ia orang Prancis atau salah satu pemain terbaik di dunia. Ia punya cara untuk disukai kami dan semua orang."
Leonardo mengkritik Madrid lagi
Leonardo menuduh Real bertindak "illegal" saat mengejar Mbappe bulan lalu, dengan berkata bahwa klub Spanyol itu sengaja mengajukan tawaran tak memuaskan untuk melancarkan jalan mencaplok sang pemain secara cuma-cuma di tahun baru.
Pria Brasil itu menegaskan posisinya, mengklaim bahwa PSG tak pernah menerima tawaran Madrid yang dilaporkan akan memecahkan rekor dunia.
"Kami tak senang dengan sikap Real Madrid," imbuh Leonardo. "Memulai negosiasi untuk salah satu pemain terbaik di dunia pada pekan terakhir bursa transfer menimbulkan situasi yang tak kami sukai."
"Sikap kami soal tawaran itu jelas. Tidak cukup, angkanya lebih kecil dari yang pernah kami bayarkan. Tawaran terakhir yang mereka bicarakan tak pernah datang. Anda tak bisa menatur bursa transfer selama dua, tiga, atau empat bulan dan mengubah rencana Anda begitu saja."
