Bagaimana Diego Maradona Membantu Lionel Messi Jadi Master Tendangan Bebas

Komentar()
Getty
Messi telah menunjukkan kehebatan mengeksekusi bola mati sejak di La Masia, tapi masukan dari Maradona membantunya meningkat ke level lebih tinggi.


OLEH    IGNASI OLIVA GISPERT      PENYUSUN   DEDE SUGITA   

Dalam kemenangan telak Barcelona 4-0 atas tuan rumah Espanyol pada El Derbi Barceloni, akhir pekan kemarin, Lionel Messi melakukan hal yang sebelumnya tak pernah diperbuatnya.

Sang kapten Blaugrana mengeksekusi dua gol tendangan bebas sekaligus dalam satu pertandingan!

Fakta ini menjadi sebuah kejutan mengingat Messi telah lama dikenal sebagai salah satu algojo bola mati terbaik di jagat sepakbola. Bahkan, statistisk menunjukkan Messi adalah pemain yang paling banyak mencetak gol perekik di lima liga top Eropa sepuluh tahun terakhir dengan 27 eksekusi. Cristiano Ronaldo terpaut tujuh gol tendangan bebas di belakang Messi, diikuti Miralem Pjanic (15).

Lebih jauh lagi, jika ditilik sejak 2014, Messi sudah mengemas 19 gol sepak bebas. Jumlah ini bukan cuma melebihi pemain mana pun di lima liga utama Benua Biru, melainkan juga melebihi klub mana pun!

Senjata mematikan dalam artileri superstar Argentina tersebut tidak muncul tiba-tiba. Memang talenta natural sangat membantunya, tapi spesialisasi Messi dari bola mati merupakan kulminasi dari proses penempaan selama bertahun-tahun.

GFXID Messi Perekik

Salah satu sinyal awal potensi Messi sebagai jago tembak bebas terlihat lebih dari satu dasawarsa silam. Pada 2005, Barcelona memanggungkan acara unjuk bakat untuk bintang-bintang belia La Masia. Formatnya sederhana. Masing-masing anak dipersilakan mendemonstrasikan skill mereka sebelum mengatakan ke arah kamera: “Ingat namaku”.

Video ini ditutup dengan aksi Messi, yang telah melakoni debut senior setahun sebelumnya. Calon megabintang yang kala itu baru berumur 18 tahun tersebut melepaskan tendangan bebas spektakuler yang melesat ke pojok gawang, membuat semua yang menonton ternganga. Ironisnya, ia belum dikenal luas sebagai eksekutor ulung.

“Sampai momen itu, dia tidak terlalu banyak mengambil tendangan bebas di La Masia,” ungkap Roger Giribet, mantan rekan setim Leo di skuat junior Barca, kepada Goal . “Yang biasa mengambil tendangan bebas adalah Victor Vazquez yang memang luar biasa, juga si kidal Juanjo Clausi, Messi nyaris tidak pernah.”

Sementara, eks kepala La Masia Albert Benaiges mengaku akademi tidak menempatkan latihan tendangan bebas sebagai prioritas

“Itu hal yang tidak kami latih,” demikian ucap mantan pengajar Messi itu. “Di Barcelona kami biasanya sesekali melakukan latihan tendangan bebas dengan pagar betis. Kami memberikan sedikit saran, tapi itu bukan bagian permainan yang kami latih keras.”

Lionel Messi Barcelona Espanyol

Giribet mengemukakan beberapa pemain muda La Masia kadang kala menambah porsi latihan sendiri pascasesi tim untuk mengasah tendangan bebas mereka, namun filosofi akademi di Barca lebih menekankan pada pemahaman permainan secara luas alih-alih melatih khusus skill tertentu.

Kendati demikian, para youngster tetap mendapatkan masukan berharga.

“Kami pernah diberi tahu bagaimana cara menempatkan bola agar bisa mencetak gol. Seingat saya Guillermo Hoyos [mantan pelatih Barcelona B yang kini menukangi Universidad de Chile] yang memberi tahu kami harus menaruh bola dengan katup udara di rumput – dengan begitu bola akan lebih mudah turun setelah ditendang,” urai Giribet.

Messi menyerap semua pelajaran di La Masia, tetapi ia menyempurnakan sendiri teknik tendangan bebasnya.

“Meski cara Messi mengambil tendangan bebas ketika datang ke Barca berbeda dengan sekarang, itu bukan sesuatu yang kami ajarkan kepadanya di La Masia,” tutur Benaiges. “Itu fitur alami kemampuannya yang dilatihnya sendiri. Pengalamannya sangat membantunya.”

Lionel Messi Barcelona

Sosok yang berjasa mengangkat kemampuan bola mati ke level lebih tinggi tak lain adalah sang legenda hidup Argentina, Diego Armando Maradona. Pada Februari 2009, berlokasi di Stade Velodrome, Marseille, Maradona yang saat itu menjadi pelatih Albicelestes menyampaikan pelajaran penting kepada Messi tentang bagaimana cara mengeksekusi perekik untuk menuai hasil yang diinginkan.

Sebagaimana diceritakan asisten Maradona Fernando Signorini, usai melakoni sebuah sesi latihan, Messi terlihat frustrasi dan bersiap meninggalkan lapangan setelah berkali-kali percobaan tendangan bebasnya gagal menemui target.

“Saya melihat Diego datang, ia merangkul bahu Messi dan mengatakan: ‘Leo kecil, Leo kecil, kemarilah. Ayo kita coba agi.’ Seperti seorang guru dengan muridnya,” kenang Signorini kepada La Nacion .

“Ia melanjutkan: ‘Taruh bola di sini dan dengarkan saya: jangan terlalu cepat menarik kakimu menjauh dari bola karena dia tak akan tahu apa yang kau inginkan.’ Dia kemudian menendang bola dengan kaki kirinya langsung ke pojok gawang, membuat Messi terkagum-kagum.”

Lionel Messi Diego Maradona Quote

Sejak saat itu Messi menjadi semakin piawai menembak bola melewati pagar betis. 13 tahun telah berlalu sejak La Pulga memperkenalkan diri dengan perekik pertama yang dilihat seluruh dunia, tapi Giribet mengingatnya seperti baru kemarin.

“Semua pemain harus melakukan dua atau tiga percobaan kecuali Messi,” ucapnya seraya tertawa.” Dia satu-satunya pemain yang bisa melakukannya langsung kali pertama, dalam 30 detik dia sudah selesai, bahkan tim operator kamera pun terkesan.”

Kini, bahkan eksekusi paling spektakuler sekalipun tidak lagi mengejutkan. Berkat masukan berharga dari Maradona, itu sudah menjadi hal biasa bagi Lionel Messi.

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Agenda Sepakbola Nasional 2019
2. Pemain Indonesia Jadi Starter Di Kompetisi Muda Spanyol
3. Cristiano Ronaldo: Datanglah Ke Serie A, Messi!
4. Laga Piala Indonesia PS TIRA Versus PSIM Rusuh
5. Peserta 16 Besar Liga Champions
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer Banner La Liga

Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Australia 0-0 Uzbekistan (Pen 4-2)
Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Genoa 0-2 AC Milan
Artikel Selanjutnya:
Cristiano Ronaldo Pergi, Real Madrid Seharusnya Boyong Kylian Mbappe & Eden Hazard
Artikel Selanjutnya:
Ousmane Dembele Diparkir Dua Minggu
Artikel Selanjutnya:
Neymar Akui Kesulitan Adaptasi Di Paris
Tutup