Legenda Thierry Henry menegaskan, dirinya sudah tak lagi mengenali identitas Arsenal setelah klub kesayangannya itu sempat berusaha ikut terlibat dalam Liga Super Eropa meski akhirnya kandas.
The Gunners salah satu dari enam klub pengagas kompetisi breakaway yang berasal dari Liga Primer Inggris. Namun akhirnya Arsenal mengurungkan niatan mereka untuk bergabung dengan liga eksklusif ini setelah reaksi keras tak henti-hentinya dari fans dalam 48 jam sejak deklarasi.
Ribuan fans melakukan protes di luar Emirates Stadium pada Jumat malam lalu jelang laga kontra Everton yang berakhir kekalahan 1-0, meminta sang owner agar melepas klub ini ke pihak lain.
Henry, topskor sepanjang masa Arsenal dan merupakan salah satu pemain terbesar dalam sejarah klub, bergabung dengan Arsene Wenger mengkritik keputusan para penguasa di Arsenal secara terbuka. Mereka mempertanyakan nilai-nilai dasar sang owner dalam menjalankan klub.
"Saya tidak mengenali klub saya atas apa yang terjadi baru-baru ini, di mana mereka berusaha untuk bergabung ke liga yang akan tertutup, sangat tidak masuk akal bagi saya," ketus Henry kepada Telegraph.
"Mereka menjalankan klub seperti sebuah perusahaan, bukan sebuah klub sepakbola, dan mereka menunjukkan kuasa mereka," lanjutnya.
"Mungkin karena kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai dasar sepakbola dan mungkin uang itu terlalu menggoda. Namun apa pun itu, mereka keliru. Benar-benar keliru," imbuh Henry.
"Saya sungguh terkejut seperti kebanyakan orang dan tidak percaya apa yang sedang terjadi. Saya tidak pernah berbicara sebelumnya, tapi apa yang terjadi baru-baru ini membuat saya menyadari fans bahwa ini adalah klub Anda. Ini klubmu dan saya juga fan Arsenal," tegasnya.
"Saya bangga dengan apa yang diraih fans. Bukan hanya fans Arsenal, semua fans sepakbola. Hasil ini [kandasnya Liga Super Eropa] adalah kemenangan bagi sepakbola," pungkas Henry.
Miliarder Swedia Daniel Ek - co-founder dan chief executive layanan musik streaming Spotify - telah mendeklarasikan ketertarikannya untuk mengakuisisi Arsenal jika Kroenke Sports & Entertainment [KSE] bersedia menjual klub.
Direktur Arsenal Josh Kroenke, anak dari pemilik utama Stan, menyatakan pihaknya tidak ada niatan untuk menjual Arsenal dan yakin mereka akan "melanjutkan posisi sebagai penjaga" The Gunners.


