Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), menginginkan siaran langsung pertandingan Liga 2 2019, diperbanyak. Langkah ini dilakukan untuk menghindari praktik kotor di kompetisi tersebut.
Kompetisi kasta kedua tanah air tersebut seperti kurang mendapat sorotan dari stasiun televisi. Hanya beberapa pertandingan saja yang disiarkan secara langsung kepada publik.
Alhasil, beberapa tindakan kurang terpuji kepada wasit hingga pemain terjadi. Bahkan, ada juga kasus pengaturan skor yang ditemukan dan tersangkanya sudah dijebloskan ke penjara.
"Karena tahun-tahun sebelumnya yang sudah ditemukan banyak hal di tahun 2019 ini tidak boleh terjadi lagi. Kami mengingatkan PSSI, operator, dan semua klub untuk tidak main-main dengan hal ini," ucap Plt sekjen BOPI Sandi Suwardi.
"Kami akan monitor itu semua. Bahkan kalau perlu sebelum rekomendasi akhir keluar, BOPI akan mendorong kepada operator menambah atau perbanyak jadwal siaran langsung," tambahnya.
Sampai sekarang BOPI masih belum bisa menerbitkan rekomendasi untuk perhelatan Liga 2 2019, karena seluruh kontestan belum melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Padahal sepak mula dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni mendatang.

