Persija Jakarta bakal menjadikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sebagai kandang di Liga 1 2019. Kepastian tersebut disampaikan CEO Macan Kemayoran Ferry Paulus.
Menurut Ferry, pihaknya sudah dapat persetujuan dari Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK). Makanya, SUGBK dapat dipakai saat menjamu lawan-lawan Persija.
Dari 17 pertandingan kandang, ada satu laga yang tak bisa Persija mainkan di SUGBK, pada musim ini. Alhasil, anak asuhan Ivan Kolev tersebut menyiapkan tempat lain untuk bertanding.
"Sebagian besar di GBK, selain itu di Patriot. PPKGBK sudah oke 17 pertandingan. Cuma ada satu laga pas Desember itu yang tak bisa dimainkan di sana karena berbenturan dengan Natal," kata Ferry di kantor Kemenpora, Jumat (10/5).
"Jadi 16 pertandingan itu oke. Sebenarnya satu juga hanya disewa apa gitu di bulan September tapi masih bisa disiasati sementara ini," tambahnya.
Mantan anggota komite eksekutif (Exco) PSSI tersebut merasa senang dengan hal ini. Menurutnya, bermain di SUGBK bakal menambah kepercayaan para pemain Persija karena The Jakmania bisa datang lebih banyak.
"Di mana pun kita main, manajemen dalam hal ini selalu memberikan yang terbaik untuk Jakmania, dalam beberapa event bukan kita yang tidak mampu tapi kondisi," ujarnya.


