Pertandingan Persija Jakarta kontra Bali United pada pekan ketiga Liga 1 2019, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (31/5), terancam ditunda. Macan Kemayoran tak dapat izin dari kepolisian untuk menggelar laga tersebut.
Diperkirakan tak keluarnya izin tersebut karena suasana ibu kota sedang tidak kondusif. Saat ini Jakarta masih Siaga I setelah penetapan hasil dari pemilihan presiden (Pilpres) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Bahkan beberapa hari yang lalu sempat terjadi kerusuhan antara massa dengan polisi di beberapa titik yang ada di Jakarta. Ratusan orang ditetapkan sebagai tersangka aksi tersebut.
"Ya, kami mendapat informasi bila pertandingan Bali United melawan Persija yang seharusnya digelar di Jakarta tidak mendapat rekomendasi keramaian dari pihak kepolisian," kata CEO Bali United Yabes Tanuri dikutip dari laman resmi klub.
"Jadi untuk lokasi yang menjadi venue pertandingan tersebut belum bisa dipastikan karena kami dan juga Persija masih menunggu keputusan dari pihak LIB [Liga Indonesia Baru] selaku operator kompetisi Liga 1 2019," tambahnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis isu kalau Persija bakal bertukar kandang dengan Bali United untuk menggelar duel itu. Mengingat, sebelumnya ada rumor yang menyebut partai ini bakal digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.





