Atalanta vs Lazio - Kalah Di Final Coppa Italia, Gian Piero Gasperini: Ini Skandal!

Komentar()
2019_5_16_GianPieroGasperini
(C)Getty Images
Gian Piero Gasperini marah dengan keputusan pengadil yang tidak memberi Atalanta penalti meski sudah tersedia VAR.

PENYUSUN  M. RHEZA PRADITA

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini melampiaskan kekesalannya terhadap wasit setelah timnya dikalahkan Lazio 2-0 pada final Coppa Italia di Olimpico, Kamis (16/5) dini hari WIB. Dia mengklaim Atalanta seharusnya mendapat penalti yang dapat mengubah jalannya pertandingan.

Dalam laga ini Lazio berhasil unggul lewat gol Sergej Milinkovic-Savic dan Joaquin Correa yang dicetak pada sepuluh menit terakhir. Tetapi kejadian di awal lagalah yang membuat Gasperini kesal terhadap para perangkat pertandingan.

Tendangan Merten de Roon pada menit ke-25 terlihat membentur tangan bek Lazio Bastos, yang telah mendapat kartu kuning semenit sebelumnya. Tendangan tersebut berbelok membentur tiang, dan Gasperini marah karena menilai wasit Luca Banti membuat keputusan yang salah.

“Ini sangat serius. [Tendangan] itu mengarah ke gawang, jelas-jelas berbelok,” ujarnya usai pertandingan. “Saya tidak menyukai Banti sepanjang pertandingan, tetapi insiden tersebut benar-benar layak untuk ditinjau VAR."

“Ini sepenuhnya mengubah semua yang telah dilakukan selama semusim di Serie A. Ini sangat serius. Tidak bisa dibenarkan, tidak bisa diterima."

“Kami menerima kekalahan, Lazio adalah tim yang sangat bagus, tapi insiden tersebut sungguh tidak bisa diterima. Saya tidak marah sebelum saya melihat tayangan ulangnya, karena dari bangku cadangan saya benar-benar tidak melihatnya."

Lucas Leiva Lazio Atalanta Coppa Italia 15 05 2019

“Para pemain saya memberi tahu ada handball, tapi saya kira itu adalah salah satu handball yang menghasilkan penalti aneh sepanjang musim, tetapi ini jauh lebih buruk. Ini sangat jelas [handball]."

“Mungkin kami tetap tidak akan menang, tapi sangat buruk untuk melihat hal seperti ini. Ini adalah pertandingan yang sangat seimbang yang diputuskan pada menit akhir, dan sebuah penalti, tanpa menyinggung Bastos yang sudah mendapat kartu kuning sebelumnya, dapat mengubah permainan."

“Kita melihat sepanjang musim bahwa banyak penalti diberikan untuk sentuhan yang tidak wajar, tapi ini jauh lebih buruk daripada yang banyak diberikan."

“Jika belum ada VAR, maka itu bisa dimengerti, tapi tidak, ini tidak bisa dibenarkan.”

Gasperini terus melampiaskan rasa frustasinya dalam konferensi pers usai pertandingan, mengatakan bahwa saat-saat seperti ini merusak kredibilitas VAR dan tampaknya mempertanyakan legitimasi kompetisi di sepakbola Italia secara keseluruhan.

“Ini adalah kejadian yang mengejutkan, dan memalukan untuk melakukan ini kepada Atalanta,” tambahnya. “Ini menghilangkan kredibilitas VAR . Ini juga pertanda buruk bagi sepakbola Italia. Ini tidak bisa dimengerti, karena tentu saja klub yang sama terus menang."

atalanta-lazio_Getty_15052019

“Apakah kita seharusnya hanya menggunakan VAR ketika itu menguntungkan? Itu merupakan sebuah penalti dan kartu merah. Ini adalah sebuah skandal! Jelaskan kenapa itu terjadi? Berikan saya pembenaran, jika Anda bisa?"

“Itu mungkin tidak terlihat oleh wasit, dan memang saya juga tidak melihatnya, tetapi VAR? Saya ingin para wasit di stan datang ke sini dan menjelaskan kepada saya apa yang mereka lihat!"

“Satu-satunya penjelasan yang memungkinkan adalah mereka mengalami pemadaman dan tidak bisa melihat layar. Entah itu atau mereka hanya menutup mata dan melihat ke arah lain."

“Kami bermain di final Coppa bersama 21 ribu penggemar yang mengikuti kami. Ini tidak menunjukan rasa hormat sama sekali untuk para pendukung Atalanta – Anda mengolok-olok mereka!”

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Liverpool, Belanda & Tim Spesialis Runner-Up
2. Diminati Klub Thailand, Ezra Walian Beri Jawaban Usai Play-Off
3. Antoine Griezmann Konfirmasi Tinggalkan Atletico Madrid
4. Buru Tiket Liga Champions, Donnaruma Harapkan Bantuan Juventus
5. DAFTAR JUARA Liga Inggris (1888-2019)
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner Serie A

 

Tutup