Situasi ibu kota yang sedang tidak kondusif akibat kerusuhan massa dengan kepolisian di sejumlah titik membuat Persija Jakarta cemas. Macan Kemayoran, khawatir tak dapat menggelar pertandingan kandangnya di Jakarta.
Ratusan orang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kerusuhan yang ada di Jakarta. Para perusuh tersebut sudah diamankan petugas kepolisian dilengkapi dengan barang bukti dibawa.
Saat ini suasana memang sudah kembali baik. Namun petugas kepolisian bersama TNI tetap berjaga di beberapa lokasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Manajer Persija Ardhi Tjahjoko, pun angkat bicara dengan kondisi tersebut. Ia mengatakan belum tahu timnya dapat izin atau tidak menjamu Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 31 Mei 2019.
"Kalau harus kondusif, saya tidak bisa tentukan juga karena ini belum tahu sampai kapan. Menurut saya, ini risiko tim di ibu kota karena kami sekarang ada di Jakarta," kata Ardhi.
"Selain itu, saya rasa kami harus siap dalam kondisi seperti itu. Sekarang, kalau kami tidak bisa bermain di Jakarta ya kami harus jalani itu. Kami bisa jadi musafir lagi seperti tahun lalu ke Yogyakarta," tambahnya.



