Dalam laga persahabatan yang berlangsung dengan atmosfer resmi, klub Spanyol Barcelona mengalahkan tamunya, Al Ahly dari Mesir, dengan skor 2-1, dalam pertandingan yang mempertemukan kedua tim hari Rabu ini di Stadion Spotify Camp Nou, Kota Barcelona, dalam ajang turnamen persahabatan Piala Joan Gamper.
Pertandingan ini disaksikan oleh kehadiran suporter yang besar, serta pertarungan taktik yang sengit antara juara Spanyol dan juara Afrika, sebelum akhirnya Blaugrana memastikan keunggulan lewat dua gol di babak pertama, sementara Al Ahly memperkecil ketertinggalan di awal babak kedua.
Babak yang benar-benar milik Catalan: Hamza mencetak gol dan Raphinha memastikan
Pertandingan dimulai dengan tekanan dini dari Al Ahly, ketika para pemain Al Ahly menunjukkan taringnya dan menerapkan tekanan tinggi serta intens terhadap lini pertahanan Barcelona pada menit ke-13, dalam upaya mengacaukan proses membangun serangan dari belakang dan mencekik penguasaan bola Catalan sejak dini.
Namun, pengalaman dan ketenangan skuad besutan pelatih Hansi Flick segera turun tangan, saat para pemain Blaugrana berhasil meredam antusiasme dan membongkar tekanan Mesir dengan cerdik, melalui penurunan tempo permainan dan sirkulasi bola secara cerdas untuk mencari ruang.
Barcelona berusaha memaksakan gaya bermain yang biasa mereka terapkan serta menguasai jalannya pertandingan, dan menit-menit awal menyaksikan benturan fisik pertama setelah tekel taktis dari bek Eric Garcia untuk menghentikan laju bintang Ashraf Bencharki.
Peluang berbahaya pertama Barcelona datang setelah umpan tipu dari Fermin Lopez yang memanfaatkan kesalahan kiper Mostafa Shobeir saat keluar dari gawangnya, sebelum bek Mohamed Hany turun tangan dan berhasil menghalau bola. Kemudian peluang nyata tercipta untuk Raphinha di dalam kotak penalti, tetapi bek Amr El Gazzar mengalihkan sepakannya dengan kepala menjadi sepak pojok, sebelum pemain Brasil itu melepaskan tembakan jarak jauh yang melewati sisi tiang.
Barcelona melanjutkan ancamannya, ketika Shobeir menepis peluang matang dari penyerang muda Hamza Abdelkarim, sementara serangan balik Al Ahly gagal tuntas setelah Ahmed Sayed Zizo terjebak offside.
Pada menit ke-30, tibalah momen gol pertama setelah pertukaran bola yang indah antara Alejandro Balde dan Raphinha, yang mengirimkan umpan matang sehingga bek itu berdiri bebas, lalu mengirim umpan silang sempurna yang dimasukkan Hamza Abdelkarim ke gawang tanpa kesulitan. Pemain muda itu menolak merayakan gol sebagai penghormatan kepada mantan timnya, Al Ahly.
Anda dapat membahas berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora
Barcelona nyaris menggandakan skor setelah rentetan peluang berbahaya, yang diawali kesalahan baru dari Shobeir yang dimanfaatkan Lamine Yamal, kemudian tembakan dari Fermin, sebelum Karim Fouad menyelamatkan gawangnya dan menghalau sepakan Espart sebelum mencapai jala.
Pada menit ke-45, Raphinha menerjemahkan keunggulan Catalan menjadi gol kedua lewat tembakan indah yang gagal ditepis Shobeir, sehingga babak pertama berakhir dengan keunggulan Barcelona 2-0.
Kebangkitan Al Ahly: Zizo mencetak gol dan El Shenawy menyelamatkan Al Ahly
Saat babak kedua dimulai, Barcelona tampil kuat dan nyaris mencetak gol dengan memanfaatkan kesalahan fatal dari kiper pengganti Mohamed El Shenawy.
Namun, balasan Al Ahly datang dengan cepat. Pada menit ke-51, Ahmed Sayed Zizo mencetak gol pertama Al Ahly pada serangan nyata pertama timnya, setelah menembus pertahanan Barcelona lewat umpan magis dan menempatkan bola ke gawang, sehingga skor menjadi 2-1.
Gol Zizo memberikan dorongan serangan yang besar bagi Al Ahly, ketika tim mulai menguasai bola dan membangun serangan, dan pemain pengganti Mohamed Magdy Afsha nyaris menyamakan kedudukan, tetapi wasit menganulir upaya itu karena offside pada menit ke-60.
Barcelona kembali menyerang pada menit ke-67, tetapi El Shenawy tampil gemilang dan dengan cemerlang menepis serangan berbahaya yang menjaga selisih satu gol.
Pada menit ke-70, pertandingan menyaksikan momen kontroversial setelah Koka terjatuh di dalam kotak penalti Barcelona di tengah tuntutan keras dari para pemain Al Ahly untuk mendapatkan penalti, namun wasit pertandingan memutuskan untuk melanjutkan permainan.
Ketegangan berlanjut. Pada menit ke-78, Mohamed El Shenawy dengan cemerlang menerkam bola sebelum penyerang Barcelona yang telah berhadapan satu lawan satu, sehingga mencegah peluang gol matang dan mempertahankan skor 2-1.
Belum berlalu dua menit, Al Ahly menyia-nyiakan peluang paling berbahaya untuk menyamakan kedudukan, setelah pemain pengganti Karim Adeyemi menguasai bola dengan luar biasa di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras, tetapi bola langsung meluncur ke pelukan kiper Barcelona, sehingga peluang penyama kedudukan yang mematikan itu sirna dan skor tetap 2-1 untuk Blaugrana.
Pertandingan memanas di menit-menit akhir. Pada menit ke-89, wasit pertandingan memberikan tendangan penalti untuk Barcelona di tengah protes para pemain Al Ahly, dengan skor menunjukkan keunggulan Blaugrana 2-1.
Pada menit ke-90, pemain pengganti Gordon maju untuk mengeksekusi tendangan penalti, tetapi Mohamed El Shenawy kembali tampil gemilang dan menepis bola dengan sangat cemerlang, sehingga menggagalkan gol ketiga yang mematikan bagi Barcelona dan menjaga peluang Al Ahly tetap terbuka hingga saat-saat terakhir, sehingga skor tetap 2-1 untuk Barcelona.




