Direktur olahraga Paris Saint-Germain Leonardo membantah pemberitaan yang menyebut Neymar dicoret dari skuad lantaran sang megabintang ingin meninggalkan klub.
Superstar Brasil ini memang disebut-sebut tengah berusaha keluar dari ibu kota Prancis di musim panas ini dengan Barcelona dan Real Madrid berjuang untuk mendapatkan tanda tangannya.
Leonardo pada pekan lalu sempat berbicara mengenai potensi kepergian Neymar, tapi mengakui belum ada kesepaktan yang dicapai dengan seluruh pihak yang terlibat.
Di sisi lain, fans PSG mengungkapkan kemarahan mereka terhadap Neymar ketika pertandingan pembuka Ligue 1 kontra Nimes. Mereka bernyanyi "son of a b*tch" dan membentangkan spanduk bertuliskan "pergilah" dari klub ini.
Neymar memang tidak terlibat di pertandingan itu dan absen dalam sesi latihan dengan rekan-rekannya, yang lantas memunculkan spekulasi bahwa dia dikeluarkan dari skuad.
Akan tetapi, Leonardo mengakui dia telah bekerja untuk pemulihan Neymar dari cedera yang didapatkannya dalam tugas internasional membela Brasil di Copa America pada musim panas ini. Sang direktur mengatakan, eks Barcelona ini dalam proses kembali ke skuad.
"Itu tidak benar. Dia tidak dicoret dari tim ini. Dia sedang mengikuti program rehabilitasi personal. Dia adalah pemain Paris Saint-Germain, masih ada kontrak tiga tahun tersisa di Paris, kita tidak boleh lupa akan hal itu," tegas Leonardo kepada RMC.
"Kami harus menganalisis segalanya, kami harus memperbaiki segalanya sebelum dia bisa bermain kembali. Segala sesuatunya sederhana, Neymar telah dimonitori oleh dokter-dokter dan ahli bedah yang hebat di awal musim dan fraktur dia sepenuhnya telah tergabung dengan metatarsal kelima. Cedera Neymar benar-benar sudah sembuh," jelas Leonardo.
Pria 49 tahun ini lalu menambahkan, jawara Prancis ini masih bingung apakah Neymar akan bertahan atau hengkang di musim panas ini, tetapi dia yakin fans telah bersikap berlebihan dengan menyerang sang striker pada laga Minggu lalu.


