OLEH ADHE MAKAYASAIkuti di twitter
Pelatih AS MonacoLeonardo Jardim hanya bisa bersimpati untuk Borussia Dortmund yang baru saja timnya kalahkan 3-2 di leg pertama babak delapan besar Liga Champions, Kamis (13/4) dini hari WIB.
Pertandingan leg pertama itu sejatinya digelar Rabu (12/4) dini hari WIB kemarin, namun karena serangan bom yang ditujukan pada bus Dortmund hingga menyebabkan Marc Bartra terluka, UEFA kemudian menjadwal laga ini sehari setelahnya.
Jardim paham bahwa UEFA mengambil keputusan sulit untuk memaksakan pertandingan, namun di sisi lain ia turut bersimpati pada Dortmund.
SIMAK JUGA: Mbappe Dua Gol, Monaco Atasi Dortmund
“Mungkin duel ini harusnya tidak digelar hari ini,” kata Jardmin seusai pertandingan. “Namun kalender yang ada memberi mereka sedikit opsi untuk meneruskan duel ini.
“Kami mendulang hasil bagus namun ini baru paruh pertama dari perempat-final. Ini tentu sulit bagi kedua tim, terutama Dortmund.
“Meski begitu, sepakbola harus lebih kuat dan tidak terbelenggu dengan adanya kejadian seperti ini. Olahraga menyatukan kita.”
Di pertandingan semalam, Monaco mencetak golnya lewat brace Kylian Mbappe dan bunuh diri Sven Bender, sedangkan Dortmund mewakilkan Ousmane Dembele dan Shinji Kagawa ke dalam papan skor.




