Berita Live Scores
Liga 1

Lelang Jersey Hansamu Yama Laku Rp7 Juta

09.08 WIB 06/10/18
Hansamu Yama - Launching Barito Putera
Sementara jersey Rizky Pora dan Samsul Arif terjual dengan harga Rp3,5 juta.

Jersey palang pintu Barito Putera Hansamu Yama menjadi yang termahal dijual kepada publik setelah dibeli dengan harga Rp7 juta dalam kegiatan lelang untuk membantu korban bencana alam di Palu dan Donggala.

Acara lelang ini digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Banjarmasin, Jumat (5/10) sore WIB. Selain jersey merah Hansamu, panitia juga melelang kaos tim Rizky Pora dan Samsul Arif.

Jersey biru bertuliskan nama Samsul Arif lebih dulu dilelang dengan harga pembukaan Rp1 juta pada sore hari. Jersey tersebut akhirnya terjual dengan nilai Rp3,5 juta.

Sedangkan jersey Rizky Pora, yang dilelang pada malam harinya bersama milik Hansamu, akhirnya terjula dengan harga Rp3,5 juta. Total dana yang terkumpul dari kegiatan bertajuk 'Barito Putera Peduli Palu' ini mencapai Rp152 juta.

“Ini semata-mata untuk saudara kita di Sulawesi Tengah. Berapapun hasil yang terkumpul, semoga bermanfaat dan bisa meringankan beban saudara kita di Palu,” kata H Anto yang berhasil mendapatkan jersey Hansamu dilansir akun Instagram resmi klub.

 

View this post on Instagram

PSSI melalui Komisi Disiplin (Komdis) telah mengumumkan secara resmi sanksi apa yang diberikan terkait insiden berdarah yang menewaskan satu suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, 23 September lalu. Dari deretan sanksi yang ada, hukuman terberat memang didapatkan Persib Bandung selaku tuan rumah. . Salah satunya, mereka hanya boleh bermain di luar pulau Jawa pada sisa kompetisi musim ini dan setengah musim pada 2019, plus tanpa penonton. Sanksi tersebut menuai pro dan kontra. . Sayangnya, oknum yang tidak bisa menerima sanksi tersebut, mulai melakukan tindakan di luar kewajaran. Kabar terbaru, para pengurus PSSI malah mendapatkan teror yang berlebihan. . Teror itu bukan hanya lewat media sosial, tapi juga langsung ke telepon genggam pribadi pengurus PSSI. "Ya, pengurus PSSI menerima ribuan teror lewat alat komunikasi pribadi. Dari sekadar olok-olok, hingga ancaman pembunuhan atas hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin tersebut. Tentu kami sangat menyayangkan teror itu dilakukan lewat nomor telepon pribadi hingga mengganggu proses kerja mengurusi sepakbola nasional," kata Gatot Widakdo, head of Media Relation and Digital Promotion PSSI ketika dikonfirmasi. . Dengan menerima ribuan teror, lanjut Gatot, alat komunikasi menjadi terganggu. Padahal, pengurus masih harus terus menjalin komunikasi dengan stakeholder sepakbola di Tanah Air, begitu juga dengan pihak-pihak kolega federasi di luar negeri. . Sejumlah pengurus PSSI juga berharap seluruh pihak bisa menahan diri untuk melihat perjalanan sepakbola nasional yang lebih tenang dan damai guna membangun jalan menuju prestasi tim nasional. . "Kami juga heran, bagaimana mungkin nomor telepon pribadi pengurus bisa disebarluaskan hanya untuk mengirimkan teror-teror yang berbau kebencian dan ancaman pembunuhan. Sebaiknya hal ini dihentikan dan mari kita berpikir positif. Kami pun belum berencana melaporkannya ke pihak Kepolisian, meski ini bisa kami perkarakan," tambah Gatot.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on Oct 4, 2018 at 4:56am PDT

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Polisi Las Vegas Usut Kasus Dugaan Pemerkosaan Cristiano Ronaldo
2. Jurgen Klopp: Kekalahan Ini Adalah Kesalahan Saya
3. Imbas Sanksi Insiden Berdarah Di GBLA, Pengurus PSSI Dapat Teror
4. Timnas Spanyol Coret Duo Real Madrid
5. Lawan Favorit Lionel Messi Di Liga Champions
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia