Lionel Messi telah meminta untuk hengkang dari Barcelona dengan mengaktifkan klausul di kontraknya yang mencantumkan bahwa dia bisa pergi secara cuma-cuma.
Sosok berusia 33 tahun itu mengirimkan faks ke Barca guna menyuarakan niatnya untuk meninggalkan klub yang telah ia bela selama 20 tahun tersebut.
Meski kontraknya masih berlaku hingga Juni 2021 mendatang, Messi dan tim legalnya meyakini klausul yang ia miliki memungkinkan dia untuk memutuskan hubungan kerja secara sepihak.
Beberapa spekulasi menyebut Messi tidak bahagia sejak Bayern Munich mempermalukan Barca lewat skor 8-2 di babak perempat-final Liga Champions pada awal Agustus kemarin, dan hal itu melengkapi kegagalan Blaugrana yang tidak meraih satu trofi pun di gelaran kemarin.
Menyusul pertandingan tersebut, seorang informan mengatakan kepada Goal bahwa pihaknya tidak pernah melihat Messi sekecewa dan sefrustrasi itu, yang lantas membuat bintang Argentina tersebut menyuarakan keinginannya untuk pergi kepada petinggi.
Tak lama setelah kalah dari Bayern, Barcelona memecat pelatih kepala Quique Setien dan juga manajer teknik Eric Abidal.
Mereka kemudian mendatangkan Ronald Koeman untuk mengisi kekosongan Setien, dengan pria Belanda itu menunjukkan tekadnya untuk mempertahankan Messi di Camp Nou.
Messi sendiri mempersingkat liburannya untuk bertemu Koeman pekan lalu, sekaligus memberi tahu dia bahwa dirinya tidak lagi punya keyakinan pada proyek klub.
Meski banyak orang di Barca berharap rasa frustrasi Messi akan mereda seiring berjalannya waktu, keputusannya untuk hengkang sudah bulat dan bahkan ia telah menyampaikan itu kepada teman-teman dan anggota keluarganya.
Presiden Barcelona Josep Mario Bartomeu sebelum ini menegaskan bahwa Messi akan mengakhiri karier di Camp Nou saat masa depannya terus dipertanyakan.
Adapun dengan tekadnya untuk pergi telah dikonfirmasi, perhatian Messi sekarang adalah mencari klub baru yang bisa menjadi destinasi memungkinkan, mengingat hanya sedikit yang bisa memenuhi tuntutan gajinya.
Inter Milan, Paris Saint-Germain dan Manchester City telah disebut sebagai tujuan memungkinkan, dan kepindahan ke Major League Soccer (MLS) atau Liga Super Tiongkok (CSL) juga dibahas.
Messi sendiri menahbiskan dirinya sebagai salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa setelah mengukir debutnya pada 2004 silam.
Dia berhasil memenangkan sepuluh gelar LaLiga dan mengangkat trofi Liga Champions sebanyak empat kali - sekali pun kesuksesan terakhir Barca di pentas Eropa terjadi pada musim 2014/15 lalu.
Di level individu, Messi memenangkan Ballon d’Or enam kali, empat di antaranya diraih beruntun antara 2009 dan 2019 selagi yang terakhir ia klaim pada 2019.


