Ya, Anda tidak salah. Ronaldo Luis Nazario da Lima -- biasa dipanggil Ronaldo Brasil agar tidak tertukar dengan Cristiano Ronaldo -- sepanjang karier sepakbolanya telah mencetak 88 gol dengan cara melewati kiper, milestone yang rasanya sukar untuk diulangi striker modern mana pun saat ini!
Ronaldo dijuluki Il Phenomenon atau Sang Fenomena, dengan ukiran 414 gol dalam total 616 penampilannya di level klub dan negara.
Legenda besar Brasil ini membentuk reputasi sebagai penyerang paling mematikan karena skill di atas rata-ratanya, seperti kecepatannya yang luar biasa, dribel mautnya dan penyelesaian akhirnya di depan gawang, membuat fans benar-benar dimanjakan sajian karya seni luar biasa di atas lapangan hijau.
Kemampuan Ronaldo menggiring bola dengan melewati kiper lawan untuk kemudian mencetak gol di gawang yang kosong bisa dibilang tidak ada duanya dalam sejarah sepakbola.
Tak tanggung-tanggung, selama aktif bermain, Ronaldo sukses membuat gol dengan gaya seperti itu di 88 kesempatan!
Sungguh luar biasa, sebab itu merupakan 21 persen dari total gol karier sepakbola dia.
Mungkin yang paling lekang di ingatan fans Ronaldo adalah ketika dia mengecoh kiper legendaris Luca Marchegiani saat satu lawan satu untuk membawa Inter Milan keluar sebagai juara Piala UEFA 1998 [format lawas Liga Europa].
Atau yang memorable lainnya saat Brasil mengalahkan Ghana 3-0 di Piala Dunia 2006, di mana Ronaldo menyambut umpan terobosan Kaka, lalu Il Phenomenon hadap-hadapan dengan kiper lawan sebelum melewatinya dengan step over khas dia untuk mencetak gol di gawang yang lowong.
Model gol dengan mendribel bola melewati penjaga gawang telah menjadi manuver yang tampaknya telah hilang dalam permainan sepakbola modern. Adakah striker yang hobi mencetak gol dengan gaya seperti itu dewasa ini?
Tebakannya mungkin cuma dua: kiper-kiper sekarang semakin cerdas, atau para striker tak memiliki kepercayaan diri atau kapabilitas seperti Ronaldo.
Yang jelas, R9 adalah seorang genius yang bakal menjadi mimpi buruk bagi para penjaga gawang jika dia hadir di masa kini.
