Lompat Ke:
- Live Streaming Lazio vs Inter Milan
- Kapan Pertandingan Lazio vs Inter Milan?
- Prediksi Skuad
- Preview
- Prediksi
Duel sarat emosi akan terjadi ketika Lazio menyambut kedatangan Inter Milan di Stadion Olimpico. Hal itu tak lepas dari keberadaan Simone Inzaghi di kubu Inter yang untuk kali pertama datang ke Roma sebagai lawan.
Inzaghi bukan sosok asing bagi Lazio. Pelatih berusia 45 tahun itu telah membesut Lazio selama lima musim, dan mendapat tempat di hati pendukung tim ibu kota ini. Kendati demikian, tuan rumah bertekad ingin membuat Inzaghi pulang ke Milan dengan membawa kekalahan.
Di lain sisi, Inzaghi juga tidak ingin catatan belum terkalahkan di Serie A hingga pekan ketujuh dihentikan di Olimpico. Mereka berusaha mendulang angka penuh demi menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Napoli.
Live Streaming Lazio vs Inter Milan
Matchday kedelapan Serie A 2021/22 antara Lazio dan Inter Milan akan disiarkan di beIN Sports 2, Sabtu (16/10) malam pukul 23:00 WIB, dan melalui tayangan streaming di Vidio.
Simak jadwal TV selengkapnya di sini.
| Stasiun TV | beIN Sports 2 |
| LIVE streaming | Vidio |
Kapan Pertandingan Lazio vs Inter Milan?
| Pertandingan | Lazio vs Inter Milan |
| Tanggal | Sabtu, 16 Oktober 2021 |
| Kick-off | 23:00 WIB |
| Stadion | Olimpico |
Prediksi Skuad Lazio
Lazio harus kehilangan salah satu pemain belakang andalannya, Francesco Acerbi, yang menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. Pelatih Maurizio Sarii menyiapkan Patric untuk menggantikan peran Acerbi, dan memperkukuh tembok pertahanan bersama Adam Marusic, Luiz Felipe, dan Elseid Hysaj.
Selain itu, Lazio juga terus memantau kebugaran Ciro Immobile. Bila memungkinkan, Immobile bakal diturunkan sebagai starter untuk menjadi trisula maut bersama Felipe Anderson dan Pedro.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Lazio (4-3-3) |
| Kiper | Reina |
| Bek | Lazzari, Luiz Felipe, Patric, Hysaj |
| Gelandang | Milinkovic, Leiva, Luis Alberto |
| Striker | Anderson, Immobile, Pedro |
Prediksi Skuad Inter Milan
Inter akan menurunkan kekuatan terbaik mereka dengan tidak mengubah komposisi starting eleven. Edin Dzeko dan Lautaro Martinez tetap menjadi andalan di barisan depan. Begitu juga dengan trio pertahanan Milan Skriniar, Stefan de Vrij, dan Alessandro Bastoni.
Permasalahan utama Inter hanya terletak di pemain pengganti. Beberapa pemain yang langganan dimasukkan dari bangku cadangan, seperti Alexis Sanchez dan Arturo Vidal tidak dibawa ke Roma, karena baru tiba di Milan satu hari menjelang laga.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Inter Milan (3-5-2) |
| Kiper | Handanovic |
| Bek | Skriniar, De Vrij, Bastoni |
| Gelandang | Dumfries, Barella, Brozovic, Calhanoglu, Perisic |
| Striker | Lautaro, Dzeko |
Preview
Sarii mempunyai pekerjaan rumah tersendiri kala menyambut kedatangan Inter yang merupakan tim paling produktif untuk saat ini. Hal ini tak lepas dari rapuhnya barisan belakang Biancoceleste. Dari tujuh pertandingan, gawang Lazio sudah 12 kali dibobol lawannya.
Menghadapi tim yang sudah mengoleksi 22 gol di tujuh pertandingan dibutuhkan soliditas tim, terutama di lini belakang. Permasalahannya, Sarii harus bisa kembali menyamakan visi setelah para pemainnya memperkuat tim nasional negara masing-masing.
“Tidak mudah mengubah pola pikir dalam waktu singkat. Pertahanan kami membutuhkan 11 pemain di lapangan agar tidak mudah bagi pemain lawan masuk ke area kami. Untuk saat ini, kami terlebih dulu harus bisa mencegah tim lawan mencetak gol dalam sepuluh menit pertama,” tutur Sarii.
Di lain sisi, meski mengenal karakter beberapa pemain Lazio, Inzaghi menilai mantan tim besutannya itu mengalami perubahan signifikan di bawah asuhan Sarii. Inzaghi memperkirakan Lazio bakal menerapkan permainan agresif di menit awal.
Inzaghi mewaspadai kebangkitan Lazio setelah di laga sebelumnya dibekap Bologna, dan tidak ingin anak asuhnya lengah. Sang pelatih merujuk kepada derby della Capitale yang dimenangi Lazio dengan skor 3-2.
“Mereka akan bermain menekan, tapi kami sudah tidak asing dengan itu. Lazio sudah menampilkan permainan yang sangat bagus, seperti pada laga derby dan di Europa League,” ujar Inzaghi.





