Olivier Giroud Chelsea 2020Getty

Laurent Koscielny Pernah Ajak Olivier Giroud Gabung Bordeaux

Laurent Koscielny mengaku pernah mencoba membujuk Olivier Giroud untuk bergabung dengan Bordeaux pada Januari kemarin. Selain itu, ia juga membicarakan kekalahan paling memalukan yang ia rasakan bersama Arsenal di tangan Manchester United tujuh tahun silam.

Seperti diketahui, masa tinggal Koscielny selama sembilan tahun di Emirates Stadium berakhir ketika dia mengamankan kepindahan ke Bordeaux di angka €5 juta pada Agustus 2019.

Pemain internasional Prancis itu tampil di lebih dari 350 pertandingan untuk Arsenal di semua kompetisi, membantu klub memenangkan lima trofi, tetapi dia meninggalkan London utara dalam keadaan yang rumit setelah menolak untuk ikut tur pramusim di Amerika Serikat.

Koscielny mengatakan keputusannya untuk pulang ke tanah airnya dimotivasi oleh keinginan untuk keluar dari sorotan, setelah menjadi sosok kunci bagi The Gunners di bawah asuhan Arsene Wenger dan Unai Emery.

"Saya bisa saja bertahan di Arsenal, tetap menjadi kapten tim, memainkan peran utama di Liga Primer, tetapi saya telah mencapai usia di mana saya perlu menikmati hidup," kata pemain berusia 35 tahun itu kepada France Football.

"Saya tidak ingin bermain untuk klub lain di Inggris, itu tidak mungkin. Saya sudah terlalu banyak dengan Arsenal."

Bordeaux sukses menghindari degradasi di musim pertama Koscielny bermukim di Matmut Atlantique, dengan finis ke-12 mereka di klasemen akhir dikonfirmasi ketika kampanye 2019/20 dibatalkan pada April akibat pandemi virus corona.

Akan tetapi, sang bek berusaha meningkatkan kekuatan klub secara mendalam di bursa transfer musim dingin lalu dengan menghubungi mantan rekan setimnya di Arsenal Giroud, yang saat ini memperkuat Chelsea.

Penyerang berusia 34 tahun itu jarang dimainkan Frank Lampard pada paruh pertama musim ini, dan diperkirakan akan hengkang dari Stamford Bridge di tengah kabar yang menyebut Inter Milan dan Lazio ikut meminatinya.

Koscielny sempat menawari Giroud rute lain untuk keluar dari Chelsea, tetapi dia akhirnya bertahan, dengan meneken perpanjangan kontrak satu tahun pada Mei.

Ditanya tentang usahanya yang gagal untuk memikat striker itu ke Bordeaux, mantan kapten The Gunners itu menjawab: "Ya, itu benar. Saya pernah mencoba. Oli tidak mau dan saya sangat menghormati pilihannya."

Koscielny menikmati banyak momen tak terlupakan di sepakbola Inggris, tetapi dia juga bagian dari tim Arsenal yang mengalami pembantaian menakjubkan 8-2 melawan United pada 2011.

Ia mengakui bahwa itu adalah titik terendah dalam kariernya hingga saat ini, dan menyebut itu didasari fakta bahwa sejumlah pemain mencoba hengkang dari Emirates.

"Pertandingan terburuk saya? Mungkin itu adalah 8-2 di Manchester, melawan United yang terjadi dua hari sebelum jendela transfer musim panas berakhir," tambah Koscielny.

"Kami bermain dengan pemain yang sedang dalam proses pergi dan United berhasil 100 persen dengan setiap serangan [ke gawang]. Kita semua tampil buruk."

Iklan
0