Chelsea meneruskan awal bagusnya bersama Thomas Tuchel dengan meraih kemenangan 1-0 di markas Tottenham Hotspur, Jumat (5/2) dini hari WIB tadi.
Dalam lanjutan Liga Primer Inggris matchday ke-22 yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium semalam, Chelsea patut berterima kasih kepada gelandang Jorginho yang mencetak gol semata wayang lewat titik penalti.
Sebelum pertandingan ini digelar, Spurs memiliki rekor buruk lantaran kalah dua kali dari tiga laga kandang terakhirnya ketika menjamu The Blues -- dengan menang sekali -- dan catatan itu lebih suram dari 11 pertandingan sebelumnya di mana mereka menang lima kali, imbang lima kali dan kalah sekali.
Turun tanpa penyerang andalan Harry Kane yang dikonfirmasi mengalami cedera engkel di kedua kakinya, Spurs memilih untuk menempatkan Carlos Vinicius di depan. Ia disokong oleh rekan satu tim yang lincah seperti Son Heung-Min di kiri, Steven Bergwijn di kanan dan Tanguy Ndombele di tengah, meski dua nama terakhir kemudian diganti di babak kedua.
Di pertandingan semalam, jalannya laga bisa dibilang terbuka dan kedua kubu silih berganti melakukan serangan. Namun Chelsea mendapatkan momennya di menit ke-22 ketika Timo Werner dilanggar Eric Dier tepat di dalam kotak terlarang. Hasilnya, wasit Andre Marriner langsung menunjuk titik putih dan itu bisa dituntaskan Jorginho menjadi gol tepat di menit ke-24.
Menurut catatan Opta, Jorginho memiliki persentase gol paling tinggi dari titik putih di antara pemain lainnya di Liga Primer yang setidaknya berhasil menjaringkan sepuluh bola, dengan delapan dari catatan tersebut berasal dari sepakan 12 pas, yang membuatnya mengklaim 80 persen untuk sekaligus menahbiskannya jadi raja penalti.
Setelah itu, Chelsea bermain sedikit lebih dominan dan melakukan beberapa serangan yang cukup merepotkan kiper Hugo Lloris. Hal itu mereka teruskan di babak kedua namun ketangguhan kiper pemenang Piala Dunia itu membuat Spurs tidak kebobolan lebih banyak lagi.
Memiliki banyak waktu untuk mengejar, Spurs terlihat sulit membongkar lini belakang rivalnya tersebut. Peluang emas mereka miliki jelang akhir babak kedua ketika sundulan yang dilepaskan masih melenceng tipis dari gawang Edouard Mendy, sedangkan tendangan bebas yang diberikan wasit gagal dituntaskan Dier menjadi gol penyama.
Hasil ini menghadirkan kekalahan kedua di laga kandang beruntun di liga bagi Jose Mourinho, menjadi yang pertama dalam karier manajerialnya setelah 327 pertandingan kandang. Sementara itu, Spurs kini tengah dalam laju buruk karena kalah di tiga pertandingan terakhirnya di Liga Primer, membuat mereka tertahan di peringkat kedelapan dengan raihan 33 poin.
Sebaliknya, Tuchel menjadi manajer pertama Chelsea yang meraih clean sheet di masing-masing dari tiga laga perdananya sejak Mourinho melakukannya pada Agustus 2004 silam, juga tiga clean sheet, dan kini mereka menempati peringkat keenam lewat koleksi 36 angka.




