Nicolò Zaniolo Roma Serie AGetty

Laporan Pertandingan: SPAL vs AS Roma

Nicolo Zaniolo membuat gol solo secara luar biasa dengan berlari 60 meter untuk menandai kemenangan masif AS Roma, 6-1, atas SPAL dalam pertandingan lanjutan Serie A Italia di Stadio Paolo Mazza.

Pemain berbakat berusia 21 tahun itu, yang baru saja pulih dari cedera yang membuat dirinya absen hampir enam bulan, mempertontonkan aksi individunya secara fantastis dari tengah lapangan.

Dia melewati satu lawan, kemudian pemain lainnya saat melintasi garis tengah lapangan. Lalu pemain ketiga juga berhasil dikecohnya ketika di depan gawang lawan, dia melakukan cut-inside untuk kembali mengecoh beberapa lawan yang menjaganya sebelum menempatkan bola ke pojok gawang. 

Kemenangan ini membuat Roma kembali merebut posisi kelima klasemen sementara dengan perolehan 61 poin, spot yang bisa membuat mereka tampil di fase grup Liga Europa musim depan. 

Secara matematis, Giallorossi sebetulnya masih punya peluang untuk mengejar Lazio di peringkat keempat untuk berharap lolos ke Liga Champions musim 2020/21, di mana kampanye Serie A masih menyisakan tiga pertandingan lagi bagi pasukan Paolo Fonseca. Namun, Roma harus berharap sang rival sekota selalu mengalami ketergelinciran di laga-laga berikutnya mereka.

Sejak awal-awal babak pertama, Roma sudah menunjukkan dominasinya atas tuan rumah. Pertandingan baru berusia sepuluh menit, gawang SPAL jebol. Adalah Nikola Kalinic yang memberikan keunggulan bagi klub ibu kota.

Namun keunggulan ini segera direspons SPAL lewat sebuah tandukan akrobatik yang diperlihatkan Alberto Cerri. Saat skor satu sama, Roma kesetanan dengan memberondong gawang SPAL lima kali! Di menit ke-38, Roma kembali berada di depan lewat aksi Carlos Peraz.

Selepas jeda, manuver Aleksandar Kolarov membawa Roma berada di atas angin sebelum sepasang gol dari Bruno Peres membuat mental SPAL jatuh. Di situasi ini, Zaniolo kemudian menunjukkan atraksi berkelasnya di pengujung pertandingan.

Di pertandingan berikutnya, Roma akan menyambut Fiorentina di Stadio Olimpico. Ada pun SPAL yang sudah dipastikan terdegradasi, akan menghadapi Torino di Paolo Mazza.

Iklan