Parma meraih kemenangan kedua secara beruntun setelah menaklukkan Torino dengan skor ketat, 3-2, dalam laga lanjutan Serie A Italia di Stadio Ennio Tardini.
Pertandingan sempat berjalan sama kuat sepanjang 45 menit pertama sebelum gol di pengujung pertandingan menentukan kemenangan bagi tuan rumah.
Kemenangan ini memperbaiki posisi Parma dengan sekarang mereka menghuni urutan kesembilan, tepat membawahi Torino, di mana kedua tim memiliki poin yang sama yakni sembilan.
Di pertandingan kali ini, Parma sedikit diuntungkan karena tim tamu harus kehilangan pemainnya sejak babak pertama. Bremer diganjar dua kartu kuning, yang membuatnya harus meninggalkan lapangan.
Parma mengawali pertandingan ini dengan spirit positif. Baru dua menit setelah kick-off, gawang Torino sudah jebol melalui aksi Dejan Kulusevski, mengoptimalkan sodoran Gervais Gervinho. 1-0, Parma berada di atas angin.
GettyNamun, keunggulan ini tidak bertahan lama. Kerja sama antara Simone Verdi dan Cristian Ansaldi berbuah gol bagi nama terakhir untuk menyeimbangkan skor.
Dua menit sebelum paruh pertama rampung. tim tamu memperoleh penalti. Andrea Belotti yang maju sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor berbalik 2-1 untuk keunggulan Torino.
Akan tetapi, Parma menolak menyerah. Di masa tambahan waktu babak pertama, Kulusevski memberikan servis matang untuk diselesaikan dengan baik oleh Andreas Cornelius. Babak pertama ditutup dengan kedudukan sama kuat, 2-2.
Selepas jeda, pertandingan berjalan alot. Namun, keputusan pelatih Roberto D'Aversa memasukkan Roberto Inglese terbukti jitu.
Dua menit sebelum wasit meniup peluit panjang, Inglese mencuat untuk mencetak gol penentu kemenangan yang mengubah skor jadi 3-2 untuk menghadirkan tiga poin bagi Parma.




