Manajer Liverpool, Jurgen Klopp sekali lagi menyuarakan kecamannya terhadap UEFA Nations League yang disebutnya tak layak masuk kalender internasional.
Klopp merasa dengan adanya turnamen antarnegara Eropa tersebut membuat para pemain harus bekerja lebih banyak selain di level klub.
Meski meyakini pendangannya mungkin tak akan digubris oleh pihak-pihak terkait, eks juru taktik Borussia Dortmund tersebut enggan ambil pusing dan yang terpenting bisa mengemukanan pendapatnya.
Klopp lantas menyamakan situasi sekarang ini dengan petinju Anthony Joshua yang selalu bertarung pekan demi pekan atau sama seperti menyaksikan opera setiap malam.
"Terlalu banyak kompetisi: 'Pertandingan yang tepat, musuh sebenarnya, itu lebih baik ketimbang memiliki laga uji coba apa pun," ujar Klopp.
"Itu bagus tapi Anda tak ingin melihat Joshua terus bertarung setiap malam, itu tidak mungkin. Pekan ini ia bertarung di Leeds, pekan depan di Manchester dan tidak ada satu pun yang memperhatikan itu."
"Hanya di sepakbola semuanya seperti tertarik untuk memiliki satu kompetisi besar di mana Anda bisa promosi atau degradasi."
"Apakah kami ingin memiliki opera setiap malam atau setiap dua bulan sekali? Saya suka kompetisi, tentu saja, tapi pada suatu titik seseorang harus menilik ke belakang dan berpikir 'OK, tunggu, tunggu, tunggu. Mereka adalah pemain yang bermain."
"Jika mereka tidak tampil bagus maka saya marah, jadi bagamana kami bisa merasa yakin mereka akan tampil bagus? Itulah yang ingin saya katakan," lanjutnya.
"Nations League sendiri adalah ide yang bagus, lakukan itu di olahraga lainnya karena di sepakbola tidak ada ruang untuk itu. Saya menyadari bahwa saya mungkin berbincang dengan mesin pembuat kopi karena tidak ada yang tertarik, tapi ini tetaplah opini saya."
"Kami hanya punya cuplikan-cuplikan sekarang, 'cuplikan, cuplikan, cuplikan'. Di mana yang lainnya? Kapan kami bisa memiliki hal-hal normal?"
Jeda pekan internasional kali ini membuat tiga penggawa Liverpool pulang dengan kondisi cedera, yakni Mohamed Salah dan Naby Keita yang kembali dengan masalah hamstring, serta Sadio Mane mengalami patah tulang jempol.



