Usaha Lazio untuk menjaga jarak satu poin dengan pemuncak klasemen, Juventus, gagal. Menghadapi tim tangguh Atalanta di lanjutan Serie A, Biancocelesti menyerah 3-2.
Padahal, klub ibu kota sempat memegang kendali pertandingan ketika unggul 2-0 terlebih dahulu di Gewiss Stadium. Namun, perlahan tapi pasti tuan rumah bangkit dan di babak kedua panggung pertandingan jad milik mereka.
De Roon membuat gol bunuh diri saat laga baru berusia lima menit. Keunggulan ini melambungkan kepercayaan diri anak-anak Simone Inzaghi. Hanya berjarak enam menit dari gol pembuka, gawang Atalanta kembali jebol.
Kali ini giliran Milinkovic-Savic yang mencatatkan namanya di papan skor usai melanjutkan sodoran Luis Alberto. Atalanta sempat memperkecil ketertinggalan sebelum menutup babak pertama lewat aksi Gosens, memaksimalkan umpan Hateboer.
Di babak kedua, Lazio tak mampu mempertahankan keunggulan 2-1. Di menit ke-66, mereka kecolongan gol Malinovskiy setelah menuntaskan servis dari de Roon.
Sepuluh menit sebelum pertandingan rampung, Palomino mencuat secara dramatis untuk membalikkan keadaan, memanfaatkan kreasi Gomez. Skor akhir pertandingan 3-2 untuk kemenangan emosional Atalanta.
Dengan hasil positif ini, Atalanta di posisi keempat, kini berjarak empat poin dengan Inter Milan selaku penguasa spot tiga besar. Ada pun Lazio masih di peringkat kedua dengan perolehan 62 poin.
Berbeda nasib dengan klub ibu kota lainnya. AS Roma sukses menjungkalkan Sampdoria 2-1 di Olimpico Stadio.
Tertinggal 1-0 sepanjang babak pertama setelah Gabbiadini mengemas gol di menit ke-11, Roma bangkit secara spartan di paruh kedua. Memasuki menit ke-64, Dzeko menetralkan keadaan setelah menyelesaikan kreasi Pellegrini.
Laga tampak bakal berakhir dengan berbagi poin, tetapi di lima menit terakhir laga, Dzeko mencetak gol keduanya usai mengonversi umpan Cristante. Sampai wasit meniup peluit panjang, keunggulan 2-1 Roma tak terbantahkan.
Dengan demikian, Roma sekarang mengumpulkan 48 poin di posisi kelima, berjarak enam angka dari Atalanta di posisi keempat. Ada pun Sampdoria masih tercecer sebagai pejuang degradasi dengan menempati urutan ke-16, mengoleksi 26 poin, hanya unggul satu angka dari zona merah.
