Bintang Real Madrid Toni Kroos tampak mencium adanya kemunduran yang dialami La Liga setelah kontingen Spanyol satu per satu tumbang di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Kekalahan 1-0 Atletico Madrid dari Chelsea melengkapi deretan hasil negatif yang dituai para kontestan La Liga di kancah Benua Biru. Barcelona dilibas habis PSG 4-1, sementara Sevilla dibuat tak berdaya menghadapi Borussia Dortmund dengan skor 3-2.
Los Blancos pun diharapkan bisa menjinakkan Atalanta kala kedua tim bentrok malam ini.
Namun, Kroos mengakui, setiap tahunnya mungkin saja ada penurunan yang dialami La Liga, apalagi bila membandingkannya dengan kompetisi-kompetisi elite Eropa lainnya.
"Tentu saja. Setiap tahun segala sesuatu bisa berubah," jawab Kroos saat ditanya apakah La Liga mulai menurun di kancah Eropa.
"Beberapa tahun lainnya hanya Spanyol yang juara. Ada beberapa tahun di mana banyak tim Spanyol berhasil juara Liga Champions dan Liga Europa," imbuhnya.
"Wajar, sebab wakil Spanyol adalah tim-tim yang telah banyak meraih juara dan telah mengganti para pemainnya," sambung gelandang timnas Jerman tersebut.
"Kita tidak bisa mengatakan bahwa sekarang tim-tim Spanyol lebih buruk dari Inggris, atau Jerman. Saya merasa sulit untuk mengatakan ini. Setiap tahun kami semua berjuang untuk memenangkan trofi, hanya itu," seru Kroos.
"Secara umum, ada level yang sangat bagus di Spanyol, terlebih musim ini, karena saya melihatnya di lapangan. Sungguh sulit menang dan kalah di La Liga. Hari ini, itu hampir tidak pernah terjadi. Hari ini, lebih sulit memenangkan sebuah pertandingan La Liga," tandas mantan pilar Bayern Munich itu.
Kroos juga merespons rumor Madrid hendak mengangkut duo striker potensial Eropa, Kylian Mbappe dan Erling Haaland. Menurut sang gelandang, keberadaan dua attacker penuh bakat ini akan selalu mendongkrak performa tim.
"Mereka adalah dua pemain yang sangat bagus dan mereka bisa membantu setiap tim," tandas Kroos.




