Ternyata Kylian Mbappe punya kebiasaan "menyebalkan dan bikin stres" saat melakukan wawancara. Hal ini disampaikan oleh rekan satu timnya di Prancis, Adrien Rabiot.
Nama Mbappe semakin meroket setelah tampil mengesankan di Piala Dunia 2022, di mana ia meraih Sepatu Emas setelah mencetak delapan gol dalam tujuh laga, termasuk hat-trick melawan Argentina di partai final.
Di level klub, bersama Paris Saint-Germain dan AS Monaco, ia telah memenangkan lima gelar Ligue 1 dan mencapai final Liga Champions Eropa.
Namun menurut gelandang Juventus Rabiot, Mbappe tidak sempurna. Ternyata, megabintang 24 tahun tersebut punya kebiasaan mengubah suaranya saat melakukan wawancara sebelum dan sesudah laga, kelakuan yang membuat rekan-rekan satu timnya jengkel dan stres.
Rabiot, yang pernah satu tim dengan Mbappe di Parc des Princes sebelum hijrah ke Juve pada 2019, dengan bercanda berkata pada Le Carre: "Kylian bikin saya sebal saat ia mengubah suaranya dalam wawancara."
"Saat kami sedang bersama, dia bicara dengan normal. Tapi ketika Anda menonton wawancaranya, entah mengapa, suaranya berubah! Menyebalkan banget dan bikin stres."
GettyimagesRabiot dan Mbappe kembali tergabung dalam satu tim saat sama-sama membela Les Bleus di Piala Dunia 2022. Sayangnya Prancis gagal mempertahankan mahkota mereka di Qatar, setelah tumbang lewat adu penalti melawan Lionel Messi cs di partai final.
Kini Mbappe telah kembali ke PSG, dan bisa beraksi lagi dalam balutan seragam Les Parisiens saat menjamu Strasbourg di Ligue 1, Kamis (29/12) dini hari WIB. Sementara Rabiot dan Juventus baru akan kembali berkompetisi tahun depan, mengingat Serie A libur sampai awal Januari 2023.
