Pihak manajemen klub Al-Hazm dari Arab Saudi telah memulai langkah-langkahnya untuk merekrut pemain asal Tunisia, Mohamed Ali bin Ramadan, gelandang klub Al-Ahly dari Mesir, selama jendela transfer musim panas saat ini, sebagai bagian dari upaya mereka untuk memperkuat skuad tim dalam persiapan menyambut musim baru.
Negosiasi ini dilakukan berdasarkan rekomendasi teknis langsung dari pelatih asal Tunisia, Jalal Al-Qadri, yang berupaya memperkuat skuadnya dengan pemain-pemain yang berpengalaman, memiliki kualitas teknis, dan mampu membuat perbedaan di berbagai posisi di lapangan.
Dalam konteks yang sama, surat kabar Saudi “Al-Sharq Al-Awsat” mengonfirmasi bahwa manajemen Al-Hazm telah mencapai kesepakatan final dengan bek kiri timnas Tunisia, Mohamed Amin bin Hamida, untuk membela tim tersebut mulai musim depan.
Bin Hamida, yang berusia 30 tahun, memiliki kemampuan teknis dan fisik yang luar biasa, serta fleksibilitas taktis yang memungkinkannya bermain di lebih dari satu posisi; ia mahir bermain sebagai bek kiri, serta mampu berperan sebagai bek tengah atau gelandang bertahan, yang memberikan staf pelatih di bawah kepemimpinan Jalal Al-Qadri pilihan tambahan dan solusi beragam selama kompetisi musim baru.
Ben Hamida dianggap sebagai salah satu lulusan terbaik Akademi Espérance de Tunis, di mana ia meniti karier di berbagai kategori usia klub hingga akhirnya mencapai tim utama. Selama kariernya, ia menjalani dua masa peminjaman yang sukses bersama Olympique de Beja dan Mustakbal Slimane, sebelum kembali ke Espérance.
Di level internasional, Ben Hamida memiliki pengalaman yang luas bersama tim nasional Tunisia, di mana ia menjadi salah satu pemain inti dalam skuad “El-Nisour de Carthage”. Prestasi terbarunya yang menonjol adalah penampilannya sebagai pemain inti di putaran final Piala Dunia 2026.





