OLEH DONNY AFRONI
Setelah sempat menyatakan keinginan berkompetisi di Liga 1 2018, klub Brunei Darussalam, DPMM FC, akhirnya memutuskan tetap ambil bagian di Liga Utama Singapura (S-League).
Sebelumnya, DPMM FC ingin keluar dari S-League menyusul adanya sejumlah regulasi baru, terutama penggunaan penggawa muda lokal Singapura, serta pembatasan usia pemain. DPMM FC juga sempat mempertimbangkan ingin terjun di Malaysia Super League (MSL).
Hanya saja, pengelola MSL meminta DPMM FC memakai pemain asli Malaysia, dan menjadikan penggawa Brunei sebagai legiun asing. Manajemen menganggap permintaan itu tak masuk akal. DPMM FC pun akhirnya memutuskan tetap ambil bagian di S-League.
“DPMM FC mengonfirmasikan tetap berpartisipasi di S-League musim 2018,” demikian pernyataan manajemen melalui laman resmi klub.
DPMM FC telah menunjuk pelatih anyar untuk menukangi tim di S-League 2018. Manajemen menjatuhkan pilihan kepada mantan asisten pelatih Vasco Da Gama, Rene Weber, dan berharap menuai hasil bagus di bawah bimbingan arsitek asal Brasil itu.

