Jurgen Klopp menatap jauh soal masa depan dia. Saat dikaitkan dengan deretan raksasa La Liga Spanyol macam Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid, pria Jerman itu tidak menampik bisa saja melatih salah satu dari mereka.
Hanya saja, mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengakui, bahasa Spanyol dia sangat buruk dan dirinya saat ini hanya disibukkan untuk terus memikirkan bagaimana sebisa mungkin membawa Liverpool berprestasi.
Tengah pekan ini, Klopp akan memulai kembali peruntungannya di Liga Champions -- kompetisi yang dimenangkannya pada 2019 -- dengan menghadapi Real Madrid di babak perempat-final.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Klopp berkelakar soal ketiga klub kelas kakap di Negeri Matador itu.
"Oh! Saya harus berpikir! Mereka memang tiga klub bagus, bukan?" kata Klopp di hadapan wartawan.
"Saya ingin mengatakan, saya mungkin cocok dengan ketiga klub ini! Satu-satunya masalah adalah, saya tidak punya waktu dan bahasa Spanyol saya sangat jelek," urainya, sembari tertawa.
"Anda mungkin tidak akan menikmati keberadaan saya di Spanyol, bicara bahasa Spanyol dengan sangat buruk dan selalu melawak tentang memesan bir," Klopp melanjutkan candaannya.
Klopp saat ini hanya ingin fokus bekerja sebaik mungkin di klub Merseyside. Dalam pandangannya, para manajer yang berkarier di Spanyol adalah mereka yang punya kualitas top.
"Semua klub di sini [Spanyol] punya manajer-manajer yang luar biasa. Siapa manajer Real Mallorca? Itu tentu saja hebat, setidaknya mereka terus berjuang!" pungkas Klopp.
Setelah menghadapi Madrid, akhir pekan nanti Liverpool akan mencoba membalaskan dendam dari drama paling memalukan dalam sejarah klub ketika mereka dibantai Aston Villa 7-2 di paruh musim lalu.
