KLB PSSI Tidak Butuh Rekomendasi FIFA

Komentar()
Farabi Firdausy
Tisha menyebutkan FIFA menyerahkan masalah ini kepada PSSI.

Kongres Luar Biasa (KLB) yang bakal dijalankan PSSI masih menggantung hingga sekarang. Padahal, induk sepakbola nasional ini melalui rapat komite eksekutif (Exco) sudah memutuskan agenda itu sejak 20 Februari 2019.

Tak jelasnya waktu penyelenggaraan KLB tersebut karena FIFA sampai saat ini masih belum memberikan rekomendasi. Padahal, PSSI kata anggota Exco PSSI Gusti Randa, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada FIFA sejak beberapa pekan lalu untuk meminta rekomendasi.

Akan tetapi, pernyataan yang ucapkan Gusti bertolak belakang dengan penjelasan yang disampaikan sekjen PSSI Ratu Tisha. Menurutnya, KLB tidak membutuhkan rekomendasi dari FIFA.

"FIFA tidak perlu mengeluarkan rekomendasi tentang KLB. Mungkin yang pak Gusti maksud kira-kira waktu yang tepat untuk KLB itu kapan. Karena sekarang kita sedang menjalankan program FIFA yang besar. Jangan sampai waktu yang ditetapkan menghambat program yang sedang kita jalankan sekarang," kata Tisha kepada Goal Indonesia.

"Kita tidak menunggu izin atau rekomendasi dari FIFA untuk KLB. Tapi tetap harus sesuai dengan statuta, yaitu satu bulan setelah terbitnya notifikasi harus terjadi KLB yang pertama yaitu pembentukan KP [komite pemilihan], KBP [komite banding pemilihan], serta penentuan tanggal KLB kepengurusan baru."

"Jadi untuk menerbitkan notifikasi itu kami tinggal rapat Exco saja dan memberitahukan ke FIFA. Tapi kami tidak terburu-buru karena harus menjelaskan ke FIFA kalau masalah ini tidak akan mengganggu development dan program yang sedang berjalan. Untuk waktunya tergantung rapat Exco," tambahnya.

Selain itu, Tisha mengatakan kedatangan delegasi FIFA besok (11/4), bukan terkait KLB. Mereka ke tanah air untuk memantau perkembangan FIFA Forward Program yang sedang dijalankan PSSI.

"FIFA menyerahkan otonomi kepada PSSI mau KLB kapan, karena kepentingan mereka jangan sampai yang ada di organisasi merusak apa yang sudah development yang dilakukan sekarang. Kalau untuk permasalahan timeline KLB itu sepenuhnya otoritas dari federasi. Tapi jangan sampai ketika kita memutuskan KLB program yang dari FIFA jadi terhambat."

"Besok mereka bakal datang lagi untuk follow up yang tentang komite Ad Hoc, yang pada beberapa waktu lalu AFC sudah melakukan pertemuan dengan kami. Intinya FIFA nothing to do mau KLB atau tidak KLB karena wewenang federasi masing-masing. Jadi intinya FIFA tak mau yang terjadi di organinasi menghambat development yang sudah dilakukan sekarang. Kami menjaga itu."

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Liverpool Seharusnya Sudah Jadi Juara
2. Milan Siapkan £300 Juta Untuk Goda Mauricio Pochettino
3. Michael Jordan Sepakbola: Ronaldo Penyundul Terbaik Sepanjang Masa?
4. Ada Dua Pemain Man United Yang Ditakuti Philippe Coutinho
5. Batal Quadruple, Musim Manchester City Tetap Istimewa
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Hazard, Neymar, Depay, Sancho

Tutup