Romelu Lukaku Inter 2020-21Getty

Klaim Sepihak Romelu Lukaku: Saya Salah Satu Dari Lima Striker Terbaik Dunia!

Romelu Lukaku mengeluarkan klaim sepihak dengan menyebut dirinya sebagai salah satu dari lima striker terbaik dunia saat ini.

Pemain internasional Belgia itu semakin meyakinkan sejak mengamankan kepindahan dari Manchester United ke Inter Milan, dengan ia mencetak 35 gol pada kalender 2020 dan memimpin timnya untuk menjadi penantang gelar Serie A di musim ini.

Agennya yang bernama Federico Pastorello baru-baru ini menyebut Lukaku telah menjadi penyerang terbaik di dunia, sementara mantan bomber Inter Christian Vieri menilai pemain sekelas Robert Lewandowski tidak akan mencetak begitu banyak gol di tim Antonio Conte.

Lukaku sendiri sukses menjaringkan 11 gol dalam 13 penampilannya di Serie A musim ini, termasuk enam gol dalam tujuh penampilan terakhirnya.

Ditanya oleh Sport / Voetbalmagazine apakah menurutnya dia layak masuk jajaran lima besar striker terbaik, Lukaku pun tidak punya keraguan.

"Sekarang? Dalam lima bulan terakhir, ya,” kata Lukaku. "Saya tidak ingin membuat peringkat daftar itu dari satu sampai lima, tetapi saya adalah bagian dari itu sekarang."

Meski meningkatkan permainannya ke level baru di San Siro di bawah asuhan Conte, Lukaku justru ingin memberikan pujian kepada Jose Mourinho dan Roberto Martinez atas peran mereka dalam perkembangannya.

“Mourinho mengajari saya untuk bekerja lebih baik dengan tim, baik dalam hal menekan [lawan] dan memposisikan diri saya lebih baik di lapangan. Lihat saja apa yang dia lakukan dengan Harry Kane sekarang.

“Saya dulu suka sepakbola vertikal. Saya menemukan diri saya paling berbahaya ketika saya menghadapi gawang. Saya cepat, saya bisa melenyapkan lawan secara langsung dengan menggiring bola, atau berbelok ke kiri atau ke kanan. Itu adalah permainan saya di masa lalu, juga karena saya sering berada di tim yang bermain lewat serangan balik. Tetapi tim nasional telah mewajibkan saya untuk menyesuaikan gaya bermain saya.

“Bersama Belgia, kami dengan cepat menjadi tim yang memiliki penguasaan bola paling banyak dan mendapat ruang paling sedikit [untuk dimainkan]. Roberto Martinez melakukan semua yang dia bisa untuk membuat saya merasa lebih nyaman dengan punggung saya menghadap gawang, baik dengan tim nasional dan sewaktu di Everton.

“Di usia 20 tahun, saya masih harus banyak belajar. Tapi saya segera menyadari bahwa jika saya melatih aspek permainan saya, saya bisa melakukan apa yang saya inginkan dalam sebuah pertandingan."

Dengan 57 gol dalam 89 laga, Lukaku adalah pencetak gol terbanyak Belgia sepanjang masa, unggul 25 gol dari pesaing terdekatnya yakni Eden Hazard. Setelah melakukan debutnya satu dekade lalu, dia mengatakan gelar pencetak gol terbanyak adalah salah satu yang selalu diharapkannya.

“Keuntungan saya adalah saya menjadi seorang profesional di usia muda,” kata Lukaku.

“Terlepas dari tahun-tahun pertama saya yang sulit bersama tim nasional, saya 100 persen yakin bahwa suatu hari saya akan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa, paling tidak karena saya telah dikelilingi oleh para pemain top selama bertahun-tahun. Jika Anda sudah lama berada di lapangan, masuk akal jika Anda akan memecahkan beberapa rekor."

Iklan
0