Pelatih kiper Brighton and Hove Albion Ben Roberts bangga terhadap anak didiknya, Robert Sanchez, yang mendapatkan panggilan untuk memperkuat timnas Spanyol di ajang Euro 2020.
Roberts mengaku sampai-sampai dibuat menangis bahagia karena pemanggilan tersebut. Menurutnya, berada di skuad La Furia Roja untuk turnamen sebesar itu akan sangat bagus bagi perkembangan penjaga gawang 23 tahun tersebut.
Sanchez sendiri terhitung baru menggebrak di bawah mistar gawang Brighton sejak Oktober lalu, kala itu dia mendapatkan kesempatan debut untuk menghadapi tim sekelas Tottenham Hotspur.
"Saya sangat senang," tutur Roberts, membahas pemanggilan Sanchez ke timnas Spanyol.
"Jujur saja, saya sampai meneteskan air mata. Saya tahu betapa berartinya itu bagi Sanchez dan keluarganya," lanjutnya.
"Bagaimana dia bekerja untuk bisa berada di skuad itu, pergi ke luar negeri saat berusia 15 tahun, tidak bicara bahasa di daerah itu dan berbagai tantangan berbeda berada di depan dia," jelas Roberts.
"Dia sekarang tak sebatas bahagia bisa berada di skuad [Spanyol]. Dia menegaskan, 'saya ingin bermain, saya perlu untuk bermain," urai sang pelatih kiper.
Tak luput, Roberts memberikan wejangan kepada Sanchez sebelum dia bergabung dengan skuad pimpinan Luis Enrique untuk perhelatan empat tahunan itu.
"Saya pun kerap mengulangi hal yang sama padanya, 'hormati saja kiper-kiper lain di sana dan berlatihlah sebaik mungkin'," tandas Roberts pada Sanchez.
Spanyol mengawali kampanye mereka di Euro 2020 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Swedia meski tim pertama tampil superdominan.


