Kevin De Bruyne meyakini cedera yang menghambat kariernya bersama Manchester City musim ini akibat dirinya tidak beruntung dan bukan karena kelelahan.
Cedera lutut merusak perjalanan De Bruyne pada awal kampanye 2018/19, dengan sang penggawa internasional Belgia baru melakoni comeback di Liga Primer Inggris pada akhir pekan lalu saat lawan Everton setelah absen sejak November.
De Bruyne baru mencatatkan enam penampilan di semua kompetisi musim ini. Absensinya yang cukup lama disebabkan mengalami cedera lutut kanan pada Agustus lalu selepas membawa Belgia melaju hingga semi-final Piala Dunia 2018.
Kini, sang gelandang berusia 27 tahun optimistis masalah cedera sudah berlalu jelang laga Piala Liga kontra Leicester City.
"Tak ada yang bisa saya lakukan, itu [penyebab cedera] karena dua kecelakaan," klaim De Bruyne. "Saya tak kelelahan. Saya pikir secara umum pemain memang butuh libur musim panas, terkadang kami bermain selama 11.5 bulan dan tak ada waktu cukup untuk istirahat."
"Saya punya waktu istirahat sekitar tiga pekan, setelah 12 bulan bermain. Itu terlalu sedikit? Mungkin, ya. Tapi saya merasa baik-baik saja untuk kembali. Tak banyak yang bisa dikatakan, saya kembali dan berlatih lalu menepi setelah satu pekan, seperti itulah yang terjadi."
"Saya senang dengan tubuh ini karena saya tahu tak punya masalah dengan otot. Cedera saya hanya disebabkan kecelakaan. Saya merasakan lutut saya seperti meletus, jadi Anda harus bekerja keras dan mencoba untuk kembali sesegera mungkin."
"Saya bermain lebih banyak dari siapa pun pada tahun lalu, di seluruh dunia. Dan saya bermain di Piala Dunia tanpa masalah," lanjutnya.
"Saya pikir yang terpenting adalah punya jeda musim panas, jika ada maka Anda akan merasa baik-baik saja tapi akan selalu ada dalam karier seseorang di mana Anda tak merasakan seperti itu."
"Tapi saya merasa semuanya baik-baik saja, hanya mengecewakan saya kembali setelah satu pekan dan menepi lagi untuk dua setengah bulan. Saya senang kembali dan bekerja sangat keras, tapi setelah tiga laga harus absen lagi. Jadi, saya kira itu bagian dari karier dan pada akhirnya memang seperti itu."



