OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Tidak bisa dimungkiri, kepindahan Neymar dari Barcelona ke Paris Saint-Germain merupakan transfer pemain terbesar di dunia. Tidak tanggung-tanggung, PSG menebus klausul pelepasan Neymar sebesar €222 juta dan menjadikannya sebagai pemain termahal sejagat.
Transfer sensasional tersebut membuat PSG membuat sejumlah acara untuk menyambut kedatangan bintang asal Brasil itu. Setelah memperkenalkan Neymar kepada publik pada Jumat (4/8), PSG juga mengundang DJ Marvin Solveig dalam partai pembuka Ligue 1 Prancis melawan Amiens, Sabtu (7/8). Sayang, dalam laga yang dimenangi PSG 2-0 itu Neymar tidak bisa berlaga lantaran administrasi kepindahannya belum rampung dan harus puas menonton dari tribun Parc des Princes.
SIMAK JUGA: Neymar Tolak Disebut Mata Duitan
Tidak berhenti di situ, PSG ternyata juga memberikan sambutan yang lebih spesial untuk Neymar. Ikon ibu kota Prancis, Menara Eiffel, dimodifikasi secara khusus dengan cahaya merah dan biru, dua warna kebanggaan PSG, serta disematkan layar raksasa bertuliskan “Bienvenue Neymar Jr” atau “Selamat Datang Neymar Jr”.
Neymar melalui akun Instagaram miliknya mengaku sangat terkesan atas penyambutan sensasional di Menara Eiffel tersebut. "Tak pernah terbayangkan, bahkan dalam mimpi terindah saya. Terima kasih Tuhan," tulis Neymar.
Kepindahan Neymar ke PSG memang terbilang kontroversial lantaran melibatkan biaya yang fantastis. Sejumlah pihak pun mengkritik transfer ini, namun tidak sedikit pula yang membelanya. Full-back legendaris Brasil Cafu menjadi salah satu pembela Neymar.
“Saya tidak memahami mengapa banyak yang mengecam transfer Neymar. Banyak yang bilang dia adalah tentara bayaran dan mata duitan. Coba Anda dalam posisinya, apakah Anda tidak akan pergi? Tentu saja sulit untuk menolaknya,” ungkap Cafu.
