FBL-EUR-C1-PSG-ARSENAL-FINALAFP

Diterjemahkan oleh

Langkah resmi... Kesepakatan lama Arsenal hampir rampung

Pemain asal Brasil, Bruno Guimarães, memberikan pukulan telak bagi manajemen Newcastle United, setelah secara resmi memberitahukan klub bahwa ia ingin hengkang dari "St James' Park" dan bergabung dengan Arsenal selama bursa transfer musim panas ini.

Menurut media Inggris "The Athletic", juara Liga Primer Inggris tersebut telah mengintensifkan upayanya untuk menyelesaikan kesepakatan dengan gelandang berusia 28 tahun itu, dan menyatakan kesiapannya untuk mengajukan tawaran senilai hingga 60 juta poundsterling.

Surat kabar tersebut sebelumnya telah mengungkap pada Juni lalu bahwa Arsenal mengajukan tawaran lisan awal dengan nilai di bawah 60 juta poundsterling, namun Newcastle langsung menolaknya, menegaskan komitmen penuh mereka agar pemain tersebut tetap bertahan. Hingga saat ini, belum ada komunikasi resmi yang dilanjutkan antara kedua klub, dan “The Magpies” tetap berpegang teguh pada sikapnya yang menolak penjualan.

Kontrak Gemaraes dengan Newcastle masih berlaku selama dua tahun lagi, setelah pada Oktober 2023 ia menandatangani perpanjangan kontrak selama lima tahun yang mencakup klausul penalti sementara sebesar 100 juta poundsterling, yang berakhir pada Juni 2024 tanpa pernah diaktifkan.

Permintaan Gemaraich ini muncul di saat Newcastle telah menjual Anthony Gordon ke Barcelona seharga 69,3 juta poundsterling, serta kepergian Sandro Tonali ke Tottenham dalam kesepakatan yang nilainya bisa mencapai 100 juta poundsterling, sehingga manajemen Eddie Howe berada di bawah tekanan suporter jika harus melepas bintang ketiga.

Gimarães tampil sebagai starter bersama Brasil di Piala Dunia musim panas ini di bawah asuhan Carlo Ancelotti, dan mencetak 4 assist sebelum tersingkir dari turnamen tersebut oleh Norwegia di babak 16 besar.

Gimarães telah lama menjadi incaran Mikel Arteta, di mana ia dipandang sebagai opsi yang siap untuk lini tengah “The Gunners”, berkat kemampuannya bermain sebagai rekan atau pengganti Declan Rice yang memberikan fleksibilitas taktis bagi Arteta, terutama mengingat tekanan besar yang dialami Rice selama 12 bulan terakhir.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google