AC Milan dilaporkan bakal mengakhiri kerja sama dengan Adidas di musim panas mendatang. Itu artinya, musim 2017/2018 bakal menjadi musim terakhir bagi Milan mengenakan jersey Adidas setelah 20 tahun kebersamaan mereka.
Kontrak dengan raksasa apparel Jerman itu sebetulnya baru akan berakhir pada 2023. Namun, sebagaimana dilansir La Gazetta dello Sport, Milan dan Adidas memutuskan untuk mengakhiri kontrak tersebut lebih cepat lima tahun.
Kontrak lama tersebut bernilai €20 juta per musim, namun Adidas disebutkan tidak terlalu puas dengan penjualan jersey Milan yang tidak sebaik Juventus, yang nilai kontraknya tidak beda jauh (€23 juta). Terlebih prestasi Milan di atas lapangan dalam beberapa tahun terakhir juga terbilang tidak memuaskan.
Kondisi tersebut membuat Adidas dikabarkan ingin menurunkan nilai kontrak, sementara Milan tentu tidak ingin pendapatan mereka berkurang. Akibatnya, pemutusan kerja sama lebih dini memang sangat mungkin terjadi.
Hingga kini Milan belum mengonfirmasi kabar tersebut. Jika benar, maka Roosoneri harus mencari pengganti Adidas sebagai penyuplai jersey dan perlengkapan tim untuk musim depan.

Calciomercato mengklaim, Milan tengah bernegosiasi dengan New Balance dan Under Armour, dua perusahaan apparel asal Amerika Serikat yang relatif baru di industri sepakbola.
Kerja sama Adidas dengan Milan dimulai sejak 1998 yang langsung berbuah Scudetto dalam musim debut tersebut. Total dalam dua dekade terakhir, Milan mampu mengoleksi tiga gelar Serie A, satu Coppa Italia, dan dua Liga Champions.



