Laga Barcelona vs Real Betis pada pekan kesembilan LaLiga diwarnai ketegangan akibat momen-momen kontroversial dari sisi perwasitan.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan Barcelona 2-1, sebelum tim Catalunya itu menambah pundi-pundi golnya melalui gol ketiga pada menit ke-51.
Namun Real Betis dengan cepat memperkecil ketertinggalan melalui gol kedua yang dicetak pemain asal Maroko, Abdessamad Ezzalzouli, sehingga skor berubah menjadi 3-2 pada menit ke-54.
Surat kabar "Sport" menyebutkan bahwa gol kedua Betis didahului oleh pelanggaran terhadap Fermin Lopez yang tidak ditiup oleh wasit De Burgos Bengoetxea, sehingga Ezzalzouli bisa melanjutkan permainan dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Joan Garcia.
Lopez ditarik dan terjatuh ke tanah, namun kiper Betis Alvaro Valles memintanya untuk segera bangkit setelah gol Ezzalzouli, bahkan mencoba memaksanya berdiri sendiri dengan memegangnya dan mendorongnya agar bangun.
Saat itulah Lamine Yamal turun tangan untuk membela rekannya, hingga kemudian mendapat serangan dari Facundo Bernal. Awalnya, kedua pemain terlibat perselisihan fisik, tetapi pemain Real Betis itu akhirnya mencekik leher Yamal.
Ketika Yamal berhasil melepaskan diri, Bernal melayangkan sebuah tandukan ke arahnya, dalam pemandangan yang tidak lepas dari pengamatan wasit pertandingan. Wasit pun mengeluarkan kartu merah langsung kepada pemain Betis tersebut setelah situasi mereda.





