Real Madrid tidak menjalani hari-hari yang tenang sejak awal bursa transfer, di mana mereka merampungkan 4 transfer baru dan menggaet pelatih Jose Mourinho, bersamaan dengan kepergian David Alaba, Dani Carvajal, dan Dani Ceballos.
Namun masa depan Vinicius Junior tetap menjadi teka-teki terbesar, mengingat kontraknya berakhir pada akhir musim depan, sementara negosiasi perpanjangan kontrak terus berlangsung sejak dua tahun lalu, di tengah indikasi bahwa ia mendekati kesepakatan untuk memperpanjang kontraknya.
Meski penampilannya menurun dalam dua musim terakhir, menyusul kekecewaannya dalam perebutan Ballon d'Or, Vinicius masih menjadi salah satu pemain terbaik di dunia, di mana ia mencetak 22 gol dan menyumbang 14 assist dalam 53 pertandingan pada musim lalu, menurut surat kabar Spanyol "elconfidencial".
Baca juga
Peringatan Turki: Salah bisa menjadi beban bagi Besiktas, dan suporter tak akan mengampuninya
FIFA dalam pernyataan resmi: Kartu merah Embolo adalah koreksi demi keadilan, dan disambut baik oleh IFAB
Dalam manajemen Florentino Perez, hanya ada dua pilihan: memperpanjang kontrak atau menjual, karena klub menolak gagasan kepergian Vinicius secara gratis pada musim panas 2027, meski nilai pasarnya mencapai 140 juta euro menurut "Transfermarkt", yang menjadikannya pemain termahal ketujuh di dunia.
Hubungan Vinicius dengan suporter Real Madrid merenggang akibat penurunan penampilannya, cemoohan, dan sejumlah gesekan dengan tribun, di samping kesulitannya untuk berpadu dengan Kylian Mbappe serta tuntutan finansialnya yang tinggi, yang menimbulkan keraguan di dalam klub.
Namun keputusan kini berada di tangan sang pemain, dan bola berada di lapangannya sendiri, karena Real Madrid menolak memenuhi tuntutan finansialnya, yang diperkirakan sekitar 30 juta euro per tahun, dan menanti persetujuannya atas tawaran terakhir, sementara sebuah pertemuan baru diperkirakan akan digelar pekan ini untuk mendekatkan sudut pandang kedua belah pihak.
Real Madrid terus membangun kembali tim, dengan transfer Marc Cucurella, Bernardo Silva, Ibrahima Konate, dan Denzel Dumfries.
Penggaetan pemain Pantai Gading Yan Diomande mungkin dipandang sebagai pengganti potensial bagi Vinicius, tetapi indikasi lebih condong bahwa ia akan memperkuat sayap kanan, sehingga bersama Vinicius dan Mbappe membentuk trio serangan yang diandalkan Real Madrid untuk merebut kembali dominasinya atas sepak bola Eropa, menurut "elconfidencial".
