Thomas Tuchel menepis kekhawatiran personal mengenai Kepa Arrizabalaga setelah sang kiper dilewatkan Spanyol untuk kali pertama sejak bergabung dengan Chelsea.
Kepa telah kehilangan tempatnya di Chelsea dalam beberapa bulan terakhir, dengan sosoknya dikalahkan rekrutan £22 juta dari Rennes Edouard Mendy, yang kini mengukir 20 clean sheets dari 31 penampilan pertamanya bersama The Blues, termasuk sepuluh clean sheets di 12 penampilan terakhir.
Performa apik Mendy membatasi penampilan kiper termahal dunia Kepa, yang bergabung di angka £71 juta dari Athletic Bilbao pada 2018, sebagaimana ia baru tampil sembilan kali musim ini.
Meski begitu, Tuchel meminta kiper 26 tahun itu untuk terus fokus pada pekerjaannya di klub.
“Buat Kepa, ini merupakan sebuah kekecewaan karena tidak dipilih [Spanyol]. Itu jelas,” kata Tuchel jelang duel melawan Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. “Tapi dia sangat kuat di sini, dia adalah pemain kami dan ini takkan memengaruhi bagaimana kami bekerja dengan dia dan bagaimana kami percaya dia dan apakah kami percaya padanya dan bagaimana kami ke depan.
“Itu adalah tujuan pribadi untuk masuk skuad Spanyol. Akankah lebih mudah jika dia bermain reguler? Jelas, ya, namun ini bukan target personal saja, ini adalah soal Chelsea dan kami harus membuat komunikasi langsung antara para kiper kami bahwa Edu merupakan nomor satu dan dia adalah kompetitor untuk itu dan harus siap dan dia melakukannya.
“Dia 100 persen bisa diandalkan, sosok top, kiper top, performanya top di tempat latihan bersama Willy Caballero; luar biasa. Mereka tidak mudah dibobol striker kami karena ini sangat sulit untuk mencetak gol di tempat latihan lantaran ada barisan kiper kami.
“Inilah yang bisa dia lakukan. Bisakah kami memengaruhi keputusan dari pelatih tim nasional Spanyol? Tidak, kami tidak bisa. Semua yang bisa dia lakukan adalah fokus dan bersiap diri. Itulah yang dia lakukan saat ini dan itulah mengapa saya sangat senang dengannya.”
Tuchel sebelumnya membuka peluang bagi pemain yang terpinggirkan sejak mengambil alih klub sebagai manajer pada Januari, termasuk Kepa. Manajer asal Jerman itu menawarkan Kepa "awal baru" untuk membangun persaingan dengan Mendy setelah memberikan kiper Spanyol itu penampilan beruntun bulan lalu.
Namun, hampir bersamaan, ia menegaskan bahwa Mendy tetap menjadi penjaga gawang utamanya. Kepa kehilangan kepercayaan di bawah asuhan Frank Lampard musim lalu, yang membuatnya memiliki persentase penyelamatan terburuk di divisi tersebut.
Kepa juga dikenal lemah dalam mengambil umpan silang dan menghadapi bola mati, yang menjadi fokus tim lawan. The Blues pernah menjajaki kemungkinan untuk meminjamkannya di musim panas tetapi gajinya terlalu mahal bagi klub-klub peminat.


