Mendy-Kepa split mainGetty Images

Curhat Pilu Kepa Arrizabalaga: Berbanderol Rp 1,4 Triliun Hanya Untuk Dijadikan Pelapis Edouard Mendy

Kepa Arrizabala mengutarakan kepedihannya, kini dia berstatus kiper cadangan setelah kedatangan Edouard Mendy di Chelsea.

Ditegaskan penjaga gawang kelahiran Spanyol itu, dirinya merasa patah hati harus mendapati kenyataan bahwa sekarang dia harus bermain di bawah bayang-bayang Mendy.

Perjalanan karier Kepa di Stamford Bridge memang jauh panggang dari api. Setelah didatangkan dari Athletic Bilbao sebagai kiper termahal dunia dengan nilai £71 juta atau Rp 1,4 triliun, dia gagal membuktikan diri di London Barat.

Tak pelak, posisinya pun tergantikan oleh Mendy, yang sepanjang musim lalu tampil fenomenal bagi Chelsea.

"Semua pemain ingin bermain. Semua pemain ingin berada di starting line-up pada hari Sabtu dan Minggu," kata Kepa.

"Untuk pemain pelapis, ada kesempatan untuk tampil. Namun kiper tentu tidak akan bermain. Itu tidak mudah. Saat hari pertandingan ketika Anda tidak bermain itu tidak mudah," keluhnya.

"Anda perlu mengambil peran pada saat itu. Membantu sebisa mungkin. Selama sepekan, setiap hari, doronglah secara maksimal. Lakukan itu untuk Anda, bukan untuk orang lain, hanya untuk bersiap diri," katanya lagi.

"Untuk terus meningkat dan siap ketika diberi kesempatan atau dalam kondisi apa pun," lanjut Kepa.

Kendati sering tak masuk starting eleven, Kepa tetap memberikan kredit pada manajer Thomas Tuchel, yang di musim debutnya mempersembahkan Chelsea torehan Liga Champions.

"Semua orang ingin bermain di laga-laga penting. Mereka yang bermain, mereka yang tidak bermain, ada dukungan. Mereka yang tidak bermain, mereka pun menekan," imbuh Kepa.

"Ini adalah tim  yang berjalan di arah yang sama, yang bersuka cita atas keberhasilan rekan satu timnya dan itu membantu ketika seseorang tidak memiliki periode yang bagus," pungkasnya.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0