PSIS Semarang harus berterima kasih kepada pemain tengah mereka, Taufik Hidayat, saat duel melawan Sragen United pada pekan kesepuluh Liga 2 2017 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/8). Menyusul, dua gol Taufik pada menit ke-14 dan 90 membawa PSIS membungkam Sragen United dengan skor 2-0.
Sebenarnya, pada laga ini yang bertindak sebagai tuan rumah adalah Sragen United. Namun mereka memilih untuk menyelenggarakan laga kandangnya di Stadion Jatidiri, yang merupakan kandang PSIS. Tak ayal, laga tandang tersebut serasa kandag bagi PSIS.
Dengan kemenangan ini, Laskar Mahesa Jenar kembali memuncaki klasemen sementara grup 4 Liga 2 dengan 25 poin. Adapun Laskar Gajah Purba berada di peringkat keenam dengan sepuluh poin.
SIMAK JUGA: Subangkit Tuntut Lini Tengah PSIS Lebih Kreatif
Usai laga, pelatih PSIS Subangkit memuji permainan Haudi Abdillah dan kawan-kawan yang menguasai lini tengah. Sehingga bisa memaksimalkan laga dengan poin sempurna. "Kami lihat, Sragen timpang di tengah. Ketimpangan itu bisa dimanfaatkan anak-anak untuk memaksimalkan serangan," kata Subangkit.
SIMAK JUGA: PSIS Akui Kesulitan Imbangi Sayap Persis
"Saya harapkan tim tidak terlalu bersenang, karena laga lebih berat sudah menanti, yakni 16 besar. Kami tengah fokus mencapai target 16 besar," tambahnya.
Selain timpang di lini tengah, kehilangan sang juru taktik jelang pertandingan juga menjadi persoalan tersendiri bagi Sragen United. Pelatih Jaya Hartono mengundurkan diri dan berpindah menangani PSCS Cilacap. Sementara Sragen United sementara ini ditangani asisten pelatih Kahudi.
Ismu Puruhito selaku manajer tim Sragen United dalam jumpa pers mengakui, dominasi PSIS terlihat sepanjang pertandingan. Gol kedua PSIS pada menit ke-90 lewat eksekusi bola mati, menurut Ismu karena kelengahan pemain bertahan.
"PSIS main luar biasa, kami masih terkendala dengan adaptasi dan belum padunya pemain baru yang direkrut pada putaran kedua," ucap Ismu.(gk-18)

