Legenda sepak bola Inggris, Kevin Keegan, meninggal dunia pada usia 75 tahun, setelah berjuang melawan penyakit selama beberapa waktu.
Menurut surat kabarInggris "Daily Mail", legenda tim nasional Inggris ini didiagnosis menderita kanker lambung stadium empat pada Januari lalu, setelah ia dirawat di rumah sakit akibat masalah pada perutnya.
Keegan menorehkan nama besarnya bersama Liverpool selama karier sepak bolanya yang penuh prestasi sebagai pemain, di mana ia tampil dalam 63 pertandingan internasional bersama timnas Inggris, serta kemudian menjadi pelatih klub Fulham dan Manchester City.
Almarhum pelatih tersebut membawa Newcastle United promosi ke Liga Primer Inggris pada periode pertama dari dua masa jabatannya di Stadion St. James’ Park, dan hampir saja meraih gelar liga, sebelum akhirnya direbut oleh Manchester United.
Keluarga mendiang bintang tersebut mengumumkan dalam pernyataan resmi, “Dengan rasa duka yang mendalam, kami mengumumkan meninggalnya Kevin Keegan pada usia 75 tahun.”
Mereka menambahkan: “Mantan pemain dan pelatih Tim Nasional Inggris ini telah berjuang melawan kanker, dan ia dikelilingi oleh istri serta putri-putrinya pada saat-saat terakhirnya.”
Pernyataan tersebut melanjutkan: “Kevin, pemenang Ballon d’Or dua kali, adalah suami, ayah, dan kakek yang sangat dicintai. Keluarga ingin mengucapkan terima kasih kepada tim medis Kevin yang luar biasa atas semua dukungan yang telah mereka berikan.”
Keluarga menutup pernyataannya dengan mengatakan: “Ini adalah masa yang sangat berat dan sulit bagi semua orang, dan mereka memohon agar diberi ruang dan privasi yang cukup.”
Sebuah pernyataan sebelumnya yang dikeluarkan keluarga pada bulan Januari lalu menyebutkan bahwa Keegan telah dirawat di rumah sakit karena gejala nyeri perut yang terus-menerus.
Pernyataan yang dikeluarkan saat itu menambahkan: “Pemeriksaan dan tes medis tersebut mengungkap diagnosis kanker, sehingga Kevin akan menjalani pengobatan.”
Dalam pernyataan publik yang ia sampaikan pada bulan Mei lalu, saat penampilan pertamanya sejak didiagnosis menderita kanker, Keegan melaporkan bahwa ia merespons pengobatan dengan baik setelah menerima jaminan bahwa: “Kami memiliki seorang dokter terkemuka yang menerapkan metode baru ini dalam memerangi penyakit yang dideritanya.”
Berbicara mengenai dokter yang merawatnya, Keegan berkata: “Dia adalah pendukung Liverpool, jadi saya pergi menemuinya, dan saya tahu betul bahwa saya tidak akan pernah berjalan sendirian, jika Anda mengerti maksud saya.”
Almarhum bintang tersebut mencatatkan karier yang gemilang, yang diawali di klub Scunthorpe sebelum pindah ke markas The Reds di Anfield, di mana ia meraih gelar Liga Divisi Utama Inggris tiga kali, Piala Eropa sekali, dan Piala UEFA dua kali.
Pada tahun 1977, Keegan pindah ke klub Hamburg di Jerman, di mana ia meraih penghargaan Pemain Terbaik Eropa selama dua tahun berturut-turut pada 1978 dan 1979, menjuarai Liga Jerman “Bundesliga”, serta mencapai final Piala Eropa pada tahun 1980.
Pada tahun 1999, Keegan mengambil alih jabatan pelatih tim nasional Inggris menggantikan Glenn Hoddle, namun ia mengajukan pengunduran diri pada tahun 2000 setelah penampilan yang mengecewakan di Kejuaraan Eropa, serta kekalahan dari tim nasional Jerman dalam pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Wembley lama.
Pelatih asal Inggris ini kemudian memimpin klub Fulham dan Manchester City untuk promosi ke Liga Premier Inggris.
Almarhum legenda Kevin Keegan mencetak 204 gol dalam 592 pertandingan sepanjang karier profesionalnya yang gemilang dan penuh prestasi bersama enam klub berbeda.
