Ferran Olivé, wakil presiden bidang ekonomi klub Barcelona, mengatakan bahwa klub Catalan itu harus menjual pemain jika ingin melakukan perekrutan baru pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang.
Situs Tribuna mengutip pernyataan Olivé dalam program "Que t'hi jugues" di radio RAC1 Catalan, di mana ia menegaskan bahwa kondisi keuangan klub telah membaik, tetapi masih belum cukup untuk memungkinkan perekrutan tanpa terlebih dahulu menjual pemain. Tim asuhan pelatih Hansi Flick tampil dalam level yang sangat baik dan Barcelona yakin tidak perlu terpaksa masuk ke pasar Januari.
Barcelona memenangi seluruh delapan pertandingan yang telah dilakoni musim ini, dan skuadnya juga memiliki dua pemain di setiap posisi.
Rencana Laporta
Petinggi Catalan itu juga menyebutkan bahwa dirinya sudah bekerja menyusun anggaran musim depan, dan bahwa gagasan dewan direksi presiden Joan Laporta adalah memulihkan nilai bersih yang netral (yakni klub tidak memiliki utang bersih negatif dan tidak memiliki surplus) pada tahun 2030.
Olivé menjelaskan: "Indikator-indikator kami negatif dan kami butuh lima tahun untuk mencapai basis 1-1. Ini bukan hal yang mudah."
Pentingnya Spotify Camp Nou
Petinggi Catalan itu memaparkan poin-poin utama dalam rapat umum biasa yang digelar Sabtu lalu, serta kondisi keuangan klub Blaugrana, dan berkata: "Agar tim bisa berfungsi, alat-alatnya harus tersedia. Ini soal kemenangan. Ketika kami tiba, bahan bakar (keuangan) tidak ada."
Ia juga menyinggung kekhawatiran terbesar klub saat ini dan berkata: "Yang membuat saya khawatir, sebagai prioritas utama, adalah menyelesaikan apa yang tersisa di Spotify Camp Nou. Dengan rampungnya pengerjaan di stadion dan tim yang berjalan dengan baik, jumlah sponsor akan bertambah dan kami akan menjual lebih banyak di toko-toko. Ini adalah sebuah lingkaran. Karena itulah kami meminta para anggota untuk menaikkan batas pembiayaan, sebab itu adalah landasan utama proyek ini."
Wakil presiden itu secara khusus menekankan arti penting ekonomi yang akan diberikan Spotify Camp Nou, dan berkata: "Ketika studi dilakukan, dan para investor masuk, diperhitungkan bahwa pendapatan akan berkisar 350-375 juta euro. Kami mengira akan menghadapi kesulitan lebih besar dalam menjual kursi VIP, tetapi hampir seluruhnya terjual."
Ia menambahkan: "Kesuksesannya luar biasa. Pendapatan diperkirakan akan berada di kisaran 425-450 juta euro."



