Juan Laporta, presiden klub Barcelona, tidak akan bisa terbang ke Inggris pekan ini untuk bergabung dengan kamp persiapan tim utama atau menghadiri laga persahabatan yang dijadwalkan menghadapi Birmingham; hal ini menyusul gangguan detak jantung yang dialaminya.
Meski masalah kesehatan tersebut telah berhasil ditangani, rekomendasi medis mengharuskannya beristirahat total dan melarangnya terbang dalam beberapa hari ke depan. Presiden klub Katalan itu memastikan untuk menyebarkan pesan melalui akun-akun resminya guna menjelaskan detail kondisinya dan menenangkan para suporter, seraya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perawatan medis yang diterimanya.
Laporta berkata dalam pesan kepada para suporternya: "Semuanya berjalan dengan baik, dan para dokter berhasil menangani gangguan irama jantung; jantung saya kembali berdetak teratur! Saya sangat berterima kasih kepada para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang luar biasa di Rumah Sakit Barcelona, di bawah pimpinan Dokter Jordi Murias, di mana mereka menampilkan kerja yang sangat baik dengan profesionalisme tinggi dan sentuhan kemanusiaan yang mulia."
Presiden Blaugrana itu menambahkan sembari memuji sistem medis klub dan dukungan orang-orang terdekatnya: "Saya juga menyampaikan terima kasih kepada layanan medis di klub Barcelona di bawah pimpinan Dokter Xavi Corbella, dan kepada kepala kantor saya Manana Giorgadze yang mengoordinasikan segala sesuatu dengan efisien. Saya juga menyampaikan kepada Dokter Valentin Fuster dan timnya di 'Mount Sinai' atas saran-saran bijak mereka yang memberi saya ketenangan, serta Dokter Brugada yang merekomendasikan prosedur medis yang dijalani. Dan terakhir saya berterima kasih kepada keluarga saya, anak-anak saya, teman-teman saya, dan semua yang telah mendukung saya, terima kasih kepada kalian semua dari lubuk hati saya."
Platform media sosial menyaksikan interaksi yang luas dan cepat dari para suporter Barcelona segera setelah pengumuman detail kondisi kesehatan Laporta, di mana para pendukung klub itu mendoakan kesembuhan yang cepat dan kepulangannya yang segera untuk menjalankan tugas-tugasnya.
Di tengah kepastian absennya Laporta dari perjalanan tersebut, wakilnya untuk urusan olahraga, Rafa Yuste, akan memimpin delegasi klub Katalan itu di Inggris sebagai pejabat dengan jabatan tertinggi; ia dijadwalkan bergabung dengan kamp tim di pusat pelatihan "St. George's Park" besok Rabu setelah rapat dewan direksi berakhir.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

