Hal itu diumumkan Eintracht pada Minggu malam. Klub tersebut menyatakan telah memenuhi permintaan Krösche untuk segera dibebastugaskan. Kontraknya, yang berlaku hingga 30 Juni 2028, tetap berlanjut dengan penyesuaian.
Keputusan itu didahului oleh "pembicaraan yang baik, terbuka, dan dilandasi rasa saling percaya dalam beberapa pekan terakhir antara Markus Krösche dan ketua dewan pengawas Mathias Beck mengenai kondisi dan masa depan Eintracht Frankfurt di bidang olahraga serta kelanjutan kerja sama mereka," demikian bunyi pernyataan klub.
Dalam rapat luar biasa dewan pengawas pada Minggu, Axel Hellmann, yang sebelumnya menjabat sebagai juru bicara dewan direksi, juga ditunjuk sebagai ketua dewan direksi. Hellmann telah menjadi anggota dewan direksi sejak 2012. Kontraknya berlaku hingga 30 Juni 2031.
Mengapa Markus Krösche mendapat kritik di Frankfurt?
"Tahun-tahun terakhir di Eintracht Frankfurt merupakan masa yang luar biasa, intens, dan tak terlupakan bagi saya," kata Krösche. "Dalam beberapa bulan terakhir, saya banyak memikirkan situasi pribadi dan masa depan karier saya. Setelah lebih dari lima tahun yang sangat sukses, tetapi juga sangat menuntut di klub hebat ini, sejak beberapa waktu lalu saya mulai merasa membutuhkan perubahan, dan Eintracht mungkin juga bisa terbantu oleh dorongan baru."
Krösche mulai menjabat di Frankfurt pada musim panas 2021. Selama masa jabatannya, klub asal Hessen itu menjuarai Liga Europa 2022.
Direktur olahraga itu mendapat kritik pada awal musim. Terutama, perekrutan pelatih Albert Riera dianggap sebagai kesalahan besar. Ia juga dituding gagal membangun skuad yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan pada musim lalu. Aktivitas transfer yang tersendat sepanjang musim panas turut menimbulkan keresahan, begitu pula pembelian properti di Kroasia.



