Momen jenius Trent Alexander-Arnold, yang berujung gol keempat Liverpool ke gawang Barcelona, mengundang pujian dari berbagai pihak, Rabu (8/5) dini hari WIB.
The Reds kalah 3-0 pada leg pertama di Camp Nou, namun menang telak 4-0 di Anfield. Hasil ini memastikan mereka menang dengan agregat 4-3 dan melangkah ke partai puncak Liga Champions di Madrid.
Adapun dalam kondisi agregat 3-3, TAA mengeksekusi sepak pojok kilat yang membuat Barca lengah. Divock Origi yang tanpa kawalan pun sukses mengubahnya jadi gol.
"Anda berbicara tentang umpan silang dan Barcelona tertidur, mereka telah membalikkan punggung mereka dan saat mereka menyadarinya, sudah terlambat, bola sudah ada di belakang jaring," kata Alan Shearer.
"Tidak ada seorang pun di sekitar Origi. Ini adalah semi final Liga Champions, namun mereka membalikkan badan. Namun ini adalah langkah brilian dari Alexander-Arnold dan dia terlalu pintar untuk mereka."
Cesc Fabregas, eks pemain Barcelona, pun memuji kecerdasan TAA. "Alexander-Arnold, 20 tahun. Orang-orang akan mengatakan ini adalah pertahanan yang buruk. Saya mengatakan pada Anda bahwa ini adalah kecerdasan dan visi yang murni," katanya lewat Twitter.
Liverpool akan bertemu Ajax atau Tottenham Hotspur di final Liga Champions, seiring mereka mengejar gelar keenam mereka di kompetisi top Eropa ini.
Goal Indonesia
Getty




