Pelatih Borneo FCDejan Antonic menyesali performa anak asuhnya, sehingga dipaksa menelan kekalahan 2-1 dari PSM Makassar di Stadion Segiri, Jumat (19/10) sore WIB.
Borneo FC sempat mengungguli PSM lebih dulu melalui gol Matias Conti pada menit ke-12. Namun PSM mampu menyamakan kedudukan di menit ke-39 lewat M Rachmat sebelum akhirnya gol Alessandro Ferreira Leonardo di babak kedua memastikan kemenangan tim tamu.
“Kami menghadapi lawan yang bagus secara organisasi permainan. Apa yang terjadi kemudian kami malah gugup di babak kedua. Gol kedua [PSM] itu akibat kesalahan kami sendiri. Kalau sudah melakukan kesalahan, di akhir pertandingan bisa menanggung kekalahan,” tutur Dejan.
Kendati demikian, Dejan tidak ingin anak asuhnya terlalu larut dalam kesedihan, dan menginginkan mereka segera bangkit menatap laga berikutnya pekan depan. Sebab, lawan yang mereka hadapi memiliki materi pemain bagus, Bali United.
“Kalau kami memikirkan ini terus akan menjadi berat. Kami sekarang harus menatap ke depan, karena ada Bali United yang harus kami lewati dengan fokus sangat tinggi.”
Pernyataan tak jauh berbeda dilontarkan penjaga gawang Muhammad Ridho. Menurutnya, penggawa Borneo FC harus segera bangkit untuk kembali mendapatkan hasil bagus.
“Sebelum ini kami menang dalam tiga pertandingan terakhir, tapi sekarang kurang fokus dan kalah. Ini harus menjadi pelajaran. Semoga ke depan kami bisa meraih hasil lebih baik,” ucap Ridho.
Goal Indonesia




