Dalam sebuah insiden aneh yang mengungkap adanya benturan dalam penjadwalan kompetisi sepak bola Arab Saudi, dua pertandingan di Roshn Saudi League dan Liga Divisi Satu nyaris digelar di stadion yang sama dan pada waktu yang sama, setelah hari Senin 19 Oktober ditetapkan sebagai jadwal duel Abha melawan Al-Khaleej serta Damac melawan Al-Tai, di stadion klub Damac di Kota Khamis Mushait, pada pukul 18.20 waktu Makkah.
Rincian insiden ini berakar pada perbedaan pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan masing-masing kompetisi. Liga Profesional Saudi menangani penjadwalan pertandingan Roshn Saudi League, sementara komite kompetisi yang berada di bawah Federasi Sepak Bola Arab Saudi mengurus penyelenggaraan pertandingan Liga Divisi Satu, yang berujung pada benturan jadwal dan stadion kedua laga tersebut.
Manajemen kompetisi di Liga Profesional Saudi sebelumnya telah menetapkan stadion klub Damac sebagai tuan rumah duel Abha melawan Al-Khaleej, dalam pekan kesepuluh Roshn Saudi League, sementara pada waktu yang sama komite kompetisi Federasi Sepak Bola Arab Saudi memilih stadion yang sama untuk menggelar pertandingan Damac melawan Al-Tai, dalam pekan kedelapan Liga Divisi Satu.
Baca juga: Yassine Bounou ke River Plate? Mimpi pemain Maroko yang mendekati kenyataan
Benturan ini memicu pertanyaan mengenai mekanisme koordinasi antara pihak-pihak penyelenggara kedua kompetisi, setelah jadwal dan lokasi penyelenggaraan kedua pertandingan bersamaan dalam bentuk yang membuat kedua laga itu sulit digelar pada waktu yang sama.
Laporan media mengungkap bahwa langkah untuk mengatasi krisis tersebut berujung pada pemindahan duel Abha melawan Al-Khaleej ke stadion Kota Olahraga Pangeran Sultan bin Abdulaziz di Al-Mahalah, sebagai pengganti stadion klub Damac, dengan menanti pengumuman resmi mengenai perubahan stadion itu.
Insiden ini menyoroti pentingnya koordinasi lebih awal antara Liga Profesional Saudi dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi, terutama saat menyusun jadwal berbagai kompetisi, demi menghindari terulangnya kesalahan organisasi semacam ini yang bisa berdampak pada pengaturan klub, suporter, dan pihak-pihak pengelola stadion.

