Ronald Koeman, FC BarcelonaGetty

Kata Ronald Koeman Setelah Barcelona Dicukur Paris Saint-Germain 4-1

Pelatih Barcelona Ronald Koeman menyebut Paris Saint-Germain “lebih superior” dan “lebih efektif” seusai timnya dicukur habis 4-1 di Camp Nou, Rabu (17/2) dini hari WIB tadi.

Bermain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions semalam, pasukan Koeman memimpin terlebih dahulu melalui eksekusi penalti kapten tim Lionel Messi di menit ke-27.

Dengan sepakannya dari titik 12 pas itu, Messi sekarang telah mengemas 20 gol untuk Barca di semua kompetisi musim ini, menjadi musim ke-13 beruntun di mana sang bintang menjaringkan 20 gol atau lebih buat klubnya itu.

PSG sendiri hanya butuh lima menit untuk membalas lewat gol bintang muda Kylian Mbappe, dan skor seimbang itu bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Mbappe membalikkan keadaan untuk tim arahan Mauricio Pochettino melalui brace yang ia cetak di lima menit setelah satu jam, dan dengan golnya itu ia menjadi pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang bisa mengemas dwigol melawan Barcelona di kompetisi ini di usia 22 tahun dan 58 hari.

Keunggulan PSG semakin jauh ketika Moise Kean turut menjebol gawang Marc-Andre ter Stegen di menit ke-70, sebelum Mbappe menandai harinya dengan hat-trick di lima menit jelang bubaran.

Opta mencatat Mbappe sebagai pemain ketiga di ajang Liga Champions yang sanggup mencetak trigol melawan Barcelona, menyamai prestasi Faustino Asprilla untuk Newcastle United dan Andriy Shevchenko saat memperkuat Dynamo Kiev pada 1997 silam.

Menanggapi kekalahan ini, Koeman kepada laman resmi UEFA mengatakan: “Hasil ini memang menggambarkan betapa superiornya PSG. Mereka jauh lebih efektif ketimbang kami. Babak pertama pertandingannya lebih seimbang dan saat unggul 1-0, [Ousmane] Dembele punya peluang untuk mengubahnya jadi 2-0.

“Di babak kedua kami memiliki sejumlah masalah di lini belakang. PSG lantas menunjukkan bahwa mereka jauh lebih kuat ketimbang kami dari segi fisik.

“Tidak ada hal lain selain menerima bahwa mereka jauh lebih superior ketimbang kami di babak kedua,” lanjut Koeman. “Mereka menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang lebih komplet daripada kami. Kami harus menerima itu. Namun kami perlu meningkatkan segalanya soal permainan kami.

“Kami sudah tahu bahwa hal semacam ini mungkin terjadi karena kami bermain melawan tim yang hebat. Secara fisik dan dari segi pengalaman - faktanya, dalam kebanyakan hal - mereka berada jauh di depan kami.

“Saya bisa saja berkata bohong namun fakta tertinggal 4-1 di laga kandang, itu menjadikannya sangat sulit untuk lolos. Pertandingan ini menunjukkan bahwa kami harus jauh meningkatkan diri, terlebih di level Liga Champions.”

Setelah pertemuan ini, kedua tim akan kembali bertemu di leg kedua yang menurut rencana digelar di Parc des Princes markas PSG pada Kamis, 11 Maret dini hari WIB mendatang.

Iklan
0