Messi Argentina red cardGetty

Kartu Merah Perdana Bagi Lionel Messi Di Barcelona

Lionel Messi mendapatkan kartu merah pertama dalam kariernya di Barcelona setelah diusir keluar dalam kekalahan 3-2 melawan Athletic Bilbao di babak perpanjangan waktu.

Di menit akhir dari final Piala Super Spanyol yang digelar Senin (18/1) dini hari WIB tadi, Messi melakukan pelanggaran guna mencegah lari Asier Villalibre.

Wasit awalnya melewatkan insiden itu namun setelah ditinjau ulang dengan VAR, bintang Argentina tersebut langsung diganjar kartu merah.

Messi y Villalibre, Barcelona vs. AthleticGetty

Itu menjadi kartu merah pertama bagi Messi sebagai pemain Barcelona, di penampilannya yang ke-753 untuk klub.

Adapun kejadian itu merupakan episode mengecewakan lainnya dari musim tim Catalunya sebagaimana mereka gagal mengangkat trofi, meski sempat unggul dua kali.

Di pertandingan semalam, Antoine Griezmann melanjutkan performa bagusnya dengan menjaringkan dua gol, yang bisa disamakan oleh Oscar de Marcos dan Villalibre, selagi gol terakhir Bilbao itu dicetak di menit ke-90.

Di babak perpanjangan waktu, Inaki Williams membuat Bilbao berbalik unggul sebelum Messi akhirnya diusir wasit dari lapangan untuk menambah nestapanya.

Bintang 33 tahun itu, yang berhasil memenangkan enam Ballon d’Or selama kariernya, sebelumnya tidak pernah menerima pengusiran ini selama mengenakan jersey Blaugrana. Tapi itu bukan kartu merah pertama dalam karier sang penyerang.

Dia pernah pula disuir saat memperkuat Argentina di dua kesempatan, termasuk ketika melakoni debutnya bersama tim senior, yang terjadi selang satu menit setelah dimasukkan sebagai pemain pengganti.

Messi Argentina red cardGetty

Kartu merah lainnya ia terima di perebutan tempat ketiga Copa America 2019, dengan pengusirannya terjadi saat mengapteni negaranya. Meski begitu, Argentina berhasil menang 2-1.

Sementara itu, Messi diketahui frustrasi dengan kehidupannya di Barcelona dalam beberapa bulan terkahir bahkan pernah ingin meninggalkan klub di musim panas kemarin. Salah satu alasan yang mendorongnya untuk pindah adalah tim tersebut dinilai kurang kompetitif.

Tentunya, kekalahan terakhir di final ini membuat sang veteran, yang kontraknya berakhir pada Juni mendatang, bakal mempertimbangkan masa depan. Ia bebas berkomunikasi dengan klub lain di luar negeri sesuai aturan yang berlaku, dengan Manchester City dan PSG disebut berminat padanya.

Untuk saat ini, Barca berada di urutan ketiga di LaLiga, tertinggal tujuh poin di belakang sang pemuncak Atletico Madrid yang menyimpan dua laga lebih banyak.

Iklan
0