AC Milan mengakuisi posisi dua di tabel klasemen Serie A setelah mengalahkan Benevento dengan skor 2-0, Minggu (2/5) dini hari WIB tadi.
Keberhasilan Milan itu datang beberapa jam seusai rival sekota Inter semakin dekat dengan gelar juara musim ini, setelah pasukan Antonio Conte membekuk Crotone lewat kemenangan dua gol tanpa balas.
Adapun di San Siro semalam, Milan membuka keunggulannya di menit keenam melalui gelandang Hakan Calhanoglu. Gol itu tercipta setelah bintang asal Turki itu bekerja sama dengan Alexis Saelemaekers.
Opta mencatat Calhanoglu sebagai pemain Turki kempat yang sanggup mencetak 50 gol di lima liga top Eropa sejak 1 Januari 2000, hanya kalah dari Mevlut Erdinc (92), Nihat Kahveci (76) dan Halil Altintop (67).
Benevento arahan legenda Milan Filippo Inzaghi punya peluang menyamakan skor tak lama berselang, namun upaya Gianluca Lapadula di depan gawang masih melenceng dari kawalan Gianluigi Donnarumma.
Donnarumma kemudian dipaksa melakukan penyelamatan atas tendangan keras yang dilepas Fabio Depaoli dari luar kotak penalti, selagi Milan punya kesempatan mencetak gol kedua di babak pertama andai sepakan Rafael Leao memanfaatkan serangan balik tidak digagalkan kiper Lorenzo Montipo.
Montipo menunjukkan ketangguhannya tak lama berselang dengan mementahkan tendangan Theo Hernandez serta penyerang gaek Zlatan Ibrahimovic dari dalam kotak penalti, dan itu menjadi akhir dari paruh pertama.
Di menit ke-66, Milan baru mampu menambah gol seusai Hernandez mencatatkan namanya di papan skor. Bek kiri asal Prancis itu menyontek bola masuk ke gawang setelah memaksimalkan rebound hasil tendangan Ibrahimovic yang tak lengket ditangkap oleh Montipo.
Itu merupakan gol pamungkas yang dicetak Milan di partai ini, sebagaimana mereka kini melewati Atalanta di urutan kedua dengan koleksi 69 poin -- menjadi catatan terbaik sejak musim 2012/13, di mana waktu itu mereka mengumpulkan 72 angka di akhir musim.
Terlepas hasil ini, Milan sekarang berada di posisi mustahil untuk mengunci gelar Serie A setelah berjarak 13 poin dari Inter dengan empat pertandingan tersisa.
