- Sassuolo benamkan Juventus
- Pemain Prancis cetak sejarah
- Bianconeri menjauh dari zona Eropa
APA YANG TERJADI?
Setelah disikat Lazio akhir pekan kemarin, Juventus menelan kekalahan kedua beruntun di Serie A saat tumbang dengan skor tipis 1-0 di markas Sassuolo, Minggu (16/4) malam WIB.
Meski lebih sering menguasai bola, Bianconeri tak bisa menciptakan ancaman berarti, sementara tim tuan rumah gagal mengonversi peluang terbaik mereka sehingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata.
Mulai babak kedua, Sassuolo tampil jauh lebih garang dan bertubi-tubi membombardir gawang kawalan Mattia Perin sampai akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-64 berkat Gregoire Defrel. Bintang muda Juve, Nicolo Fagioli, gagal membuang bola dengan sempurna di situasi sepak pojok, sehingga penyerang 31 tahun tersebut bisa melepaskan sepakan voli dari jarak 15 meter. Fagioli pun terlihat menutupi wajahnya setelah ditarik keluar tak lama setelah gol Defrel.
Berkat golnya ke gawang Si Nyonya Tua, Defrel mencetak sejarah sebagai pemain Prancis keempat setelah David Trezeguet (123), Michel Platini (68), dan Cyril Thereau (66) yang mampu mencetak 50 gol di Serie A.
SITUASINYA:
Meski nampak berat, Juventus sejatinya sempat memiliki peluang yang cukup apik untuk mampu finis empat besar setelah menerima hukuman pengurangan 15 poin. Sayangnya dua kekalahan beruntun ini telah melukai kesempatan tersebut dan pasukan Massimiliano Allegri bergeming dari peringkat tujuh, tertinggal sembilan poin dari AC Milan di peringkat empat.
DALAM FOTO:
DAZN
Getty Images
GettySELANJUTNYA UNTUK JUVENTUS:
Juve akan kembali beraksi Jumat (21/4) mendatang, menghadapi Sporting CP di leg kedua perempat-final Liga Europa 2022/23.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



